Kuala Lumpur () – Sarawak akan menjadi tujuan wisata favorit Malaysia pada Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Fair yang akan berlangsung dari 9 – 10 April 2022 di World Trade Center (WTC), Kuala Lumpur.

Chief Executive Officer (CEO) Sarawak Tourism Board (STB) Sharzede Datu Haji Salleh Askor melalui zoom di Kuala Lumpur, Kamis, mengatakan bahwa partisipasi Sarawak dalam MATTA Fair merupakan langkah maju yang baik untuk meningkatkan pariwisata domestik di Malaysia.

"Karena pariwisata domestik terus mendorong pemulihan pariwisata pada tahun 2022, kami sangat optimistis dapat meningkatkan kedatangan pengunjung domestik," katanya.

Kedatangan pengunjung domestik Sarawak pada Januari 2022 menunjukkan peningkatan 566,82 persen dibandingkan dengan Januari 2021.

Dia menambahkan bahwa kampanye intra-negara bagian STB, Sia Sitok Sarawak (SSS) dan Akomodasi Sia Sitok Sarawak (SSSA) yang dibuat untuk menghidupkan kembali perjalanan domestik pada 2020 mendapat tanggapan positif dengan 1.797 paket wisata dipesan untuk dua peluncuran kampanye SSS pertama, sementara 8.351 kamar telah dipesan untuk peluncuran kampanye SSSA pertama.

Sia Sitok Sarawak diperluas lebih awal pada tahun 2022 menjadi Sia Sitok Sarawak PLUS, sebuah kampanye perjalanan antarnegara bagian yang bekerja sama dengan Malaysia Aviation Group (MAG) untuk merebut pasar Malaysia Barat dan Sabahan.

Baca juga: Malaysia luncurkan panduan untuk industri wisata kesehatan

"Tahun ini, bersama para pelaku industri pariwisata, kami akan sekuat tenaga mempromosikan Sarawak sebagai tujuan ekowisata utama. Dengan konektivitas udara menjadi salah satu kunci utama untuk mengarahkan pengunjung ke Sarawak, kami akan fokus pada peningkatan konektivitas maskapai langsung kami ke dan dari Sarawak," katanya.

Selain itu, pihaknya akan melampaui perjalanan liburan yang akan fokus pada pariwisata medis dan pendidikan yang sejalan dengan Rencana Induk Pariwisata 15 tahun Sarawak.

21 stan STB akan menampilkan penawaran menarik dari Sarawak Culture, Adventure, Nature, Food and Festivals (CANFF) mulai dari kegiatan rekreasi hingga paket wisata yang memompa adrenalin seperti mengunjungi rumah panjang tradisional, birding, frogging hingga menyelam, kayak dan mendaki gunung.

"Pengunjung stan dapat memperoleh kesempatan untuk menerima barang-barang cinderamata seperti tas clutch Penan, keranjang lada rotan tenunan tangan asli, atau karangan bunga manik-manik dengan berpartisipasi dalam permainan," katanya.

Selain itu, juga akan ada pembagian makanan khas Sarawak seperti Bubur Pedas dan Kek Lapis Sarawak.

Baca juga: Menparekraf pertimbangkan buka pintu wisata bagi wisman ke Aceh

Sarawak adalah negara bagian terbesar di Malaysia dan rumah bagi salah satu hutan hujan murni terbesar di dunia dengan 28 kelompok etnis yang hidup harmonis dengan latar belakang warisan kuno dan elemen modernitas dengan banyak Budaya, Petualangan, Alam, Makanan, dan Festival.

Saat ini pengunjung dari Malaysia Barat dapat mengambil penerbangan langsung dari Kuala Lumpur, Penang, Ipoh, Johor Bahru, Langkawi, Kota Bahru ke Kuching, sedangkan mereka dapat penerbangan langsung dari Kuala Lumpur, Johor Bahru dan Penang ke Sibu dan mengambil
penerbangan langsung dari Kuala Lumpur dan Johor Bahru ke Miri.

Sedangkan tentang keikutsertaan Indonesia pada MATTA Fair, panitia mengatakan Kementerian Pariwisata Indonesia belum ikut serta karena kemungkinan masih ada persoalan untuk melakukan promosi pariwisata Indonesia.

"Dua tahun lalu Indonesia ikut serta dalam MATTA Fair," katanya.

Baca juga: Malaysia siap buka wisata Langkawi, rumah sakit disiagakan

Baca juga: Wisata Alam Lembah Bukit Semugang di batas RI-Malaysia dibangun

Baca juga: Indonesia-Malaysia kembangkan koridor perjalanan wisata bersama

 

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © 2022