Jakarta () – Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Henky Manurung, berharap layanan baru untuk wisatawan dari platform akomodasi perjalanan RedDoorz dapat membantu mengembangkan ekonomi kreatif (ekraf).

"Kemenparekraf mengucapkan selamat untuk peluncuran Urbanview, kami harap ini bukan yang pertama dan terakhir, tapi kick off untuk mengembangkan ekonomi kreatif ke depan," kata Henky dalam konferensi pers daring, Selasa.

Kehadiran layanan baru di tengah pembicaraan transisi dari pandemi menuju endemi menunjukkan inisiatif badan usaha untuk bangkit dan berinovasi dalam menarik minat wisatawan untuk bepergian. Henky mengatakan, ke depannya protokol kesehatan menjadi aspek yang penting untuk pariwisata, begitu juga keunikan dari sebuah layanan.

Dia mendorong badan usaha untuk segera mendapatkan sertifikasi CHSE (kebersihan, kesehatan, keamanan dan ramah lingkungan) demi menjamin keamanan dan kenyamanan karyawan, tamu serta lingkugnan di sekitar.

Saat ini pemerintah memberlakukan kebijakan bebas karantina terhadap Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) ke Bali, Batam, dan Bintan dan kemudian diperluas ke 7 pintu masuk di Indonesia yang memberikan dampak yang positif terhadap tingkat kunjungan wisatawan mancanegara.

Dampak tersebut juga diperkuat dengan layanan Visa On Arrival (VOA) khusus wisata yang diberikan pemerintah kepada PPLN dari 42 negara ke Bali serta Batam dan Bintan.

Pemerintah berencana memperluas fasilitas VOA ke beberapa titik masuk lain di Indonesia seperti Bandar Udara Kualanamu Medan, Soekarno-Hatta Tangerang-Banten, Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makassar dan Sam Ratulangi Manado.

Namun rencana tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan melihat data-data yang ada, khususnya dalam penanganan pandemi COVID-19 yang saat ini terus membaik serta penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin yang juga terus meningkat.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © 2022