Jakarta () – Penyedia produk kesehatan Enesis Group bekerjasama dengan tiket.com menawarkan diskon paket menginap (long stay) di hotel berikut paket produk kesehatan melalui Program Long Stay & VACcation Rewards untuk membantu mendorong bangkitnya sektor pariwisata Indonesia.

Untuk menikmati program ini, masyarakat cukup memesan hotel melalui aplikasi tiket.com untuk periode menginap mulai 2 Agustus hingga 31 Oktober 2021. Dengan minimum transaksi sebesar Rp500.000, secara otomatis akan mendapatkan diskon hingga Rp375.000 dengan kode promo “TIKETLONGSTAY”.

Tamu hotel akan mendapatkan Antis sanitizing kit pada saat check in berisi masker, hand sanitizer, dan Amunizer vitamin herbal yang berfungsi mencegah tubuh terpapar virus, meningkatkan daya tahan tubuh.

Program ini berlaku di hotel pilihan di Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

Ryan Tirta, Chief Sales & Marketing Officer Enesis Group mengatakan bahwa setelah 2 bulan Jawa dan Bali mengalami Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), keputusan pemerintah terbaru memutuskan bahwa Jawa dan Bali sudah berada dalam PPKM level 2-4.

“Keinginan masyarakat untuk kembali berwisata pasti sangat besar (pent-up demand) setelah lama di rumah saja, ini baik untuk pemulihan ekonomi dan pariwisata tapi kita tetap harus waspada, jangan sampai malah justru meningkatkan jumlah penularan COVID-19 nantinya," kata Ryan dalam siaran pers, dikutip Senin.

"Harapannya dengan kit ini bisa memberikan perlindungan ekstra selama di hotel," jelas Ryan.

Baca juga: Nyaman sarapan di kamar, beda "staycation" saat PPKM level 3

Cisyelya Bunyamin, VP of Accommodation tiket.com mengatakan, pihaknya menyadari kebutuhan wajib untuk longstay setelah berpulang dari perjalanan antarkota, antarwilayah, bahkan antarnegara. "Kami telah menjangkau 600 mitra properti untuk turut bergabung dalam program bersama Antis ini."

"Tentunya kami berharap bahwa program ini memiliki kontribusi bagi program pemerintah dalam menerapkan protokol kebersihan dan kesehatan di properti destinasi wisata, serta dapat menjadi solusi perjalanan yang diandalkan oleh masyarakat Indonesia," Cisyelya menambahkan.

Mengenai kerja sama ini, Kemenparekraf berharap adanya program kerja sama lainnya, baik dari Enesis Grup dan tiket.com atau pihak pemangku kepentingan bersama Kemenparekraf guna memperkuat dan mendorong bangkitnya pariwisata Indonesia.

Menurut Koordinator Strakom dan Kemitraan Kemenparekraf, Dedi Kurnia, dalam upaya pemulihan sektor parekraf, pemerintah dan pengelola pariwisata menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE (cleanliness, health, safety, and environment sustainability) dan Kemenparekraf mendorong program vaksinasi bagi para pelaku usaha parekraf.

Vaksinasi bagi pelaku usaha parekraf dilaksanakan secara menyeluruh mulai dari pelayan dan pemilik hotel, pekerja restoran, pemandu wisata, dan para pemangku kepentingan.

Untuk itu, pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri, kolaborasi dengan pemangku kepentingan akan memberikan dampak yang lebih optimal.

Dedi mengatakan, program hasil kerja sama Antis dan tiket.com merupakan salah satu penguat atas apa yang telah dilakukan bersama dalam membangkitkan kembali pariwisata Bali khususnya. "Kemenparekraf mengucapkan terima kasih kepada Enesis Group selaku pemegang merek Antis dan juga kepada Tiket.com yang telah menginisiasi program kolaborasi ini sebagai upaya dalam membangkitkan kembali pariwisata Indonesia khususnya Bali."

Selain program Long Stay Package, tiket.com juga membantu mendorong angka vaksinasi nasional dengan membuka sentra vaksinasi di DKI Jakarta dan DI Yogyakarta, menghimbau masyarakat untuk merencanakan liburan secara bijak dan matang, serta terus disiplin protokol kesehatan dimana pun berada, demi kenyamanan diri sendiri, sesama pengunjung, dan warga lokal.

Baca juga: Cara aman "staycation" di tengah pandemi menurut dokter

Baca juga: Berdiam di rumah rasa staycation dengan bento dan hn dari hotel

Baca juga: Jaringan hotel daring bersiap lonjakan "staycation" jelang Lebaran

Pewarta: Suryanto
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © 2021