Wujudkan Integrasi Data Nasional, Kemendagri Gandeng 9 Lembaga Kesehatan

Irene

Wujudkan Integrasi Data Nasional, Kemendagri Gandeng 9 Lembaga Kesehatan

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan kerja sama dengan 9 lembaga bidang layanan kesehatan dan satu industri layanan penerbangan yaitu PT. Angkasa Pura Indonesia. Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, kerja sama tersebut bertujuan untuk penanganan Covid-19 dan vaksin untuk masyarakat.

“Hal tersebut bertujuan untuk mewujudkan integrasi data nasional menuju penyelenggaraan single identity number. Kita bercita-cita bahwa seluruh lembaga pelayanan publik bisa saling terkoneksi, sehingga memudahkan di dalam seluruh pelayanan publik dan juga dengan tingkat akurasi data yang tinggi mewujudkan harapan Bapak Presiden menuju satu data Indonesia,” katanya dalam keterangan pers, Kamis (31/12).

Dia menjelaskan, kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari MoU yang sudah dilakukan Mendagri bersama Menteri BUMN, Menteri Kesehatan dan Menteri Perhubungan, beberapa waktu lalu. Selain integrasi data secara nasional, Zudan menambahkan, hal ini akan juga berimplikasi pada luasnya jangkauan Kemendagri dalam melakukan pembinaan terhadap seluruh lembaga pengguna di daerah.

“Dari kerja sama ini berimplikasi dua hal, karena saat ini sudah lebih dari 2.840 lembaga yang bekerja sama dengan Dukcapil, ini akan membawa implikasi bahwa akan terjadi integrasi data nasional,” ujarnya.

Sementara itu untuk memperluas cakupan pembinaan dan pengawasan Kemendagri, secara vertikal. Hal tersebut kata dia akan akan meliputi 514 kabupaten/kota beserta seluruh lembaga pengguna di daerah.

“Saat ini sudah lebih dari 800 lembaga pengguna di daerah, kemudian binwas (pembinaan dan pengawasan), yang kedua adalah untuk lembaga pengguna pusat dari Kementerian/Lembaga, dan berbagai industri seperti industri keuangan, industri kesehatan dan perguruan tinggi,” terang Zudan.

Diketahui sembilan lembaga di bidang layanan kesehatan dan satu industri layanan penerbangan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.

Adapun sembilan lembaga yang bergerak di bidang kesehatan dan vaksinasi tersebut adalah PT. Sejahteraraya Anugrahjaya, Tbk., PT. Sejahtera Inti Sentosa, PT. Nirmala Kencana Mas, PT. Kedoya Adraraya, PT. Bio Farma (Persero), PT. Kimia Farma, PT. Kimia Farma Diagnostika, PT. Kimia Farma Apotek, PT. Inti Dharma Global Indo, beserta satu industri penerbangan yaitu PT. Angkasa Pura Indonesia. [fik]

Next Post

Update 31 Desember: 4.068 Pasien Covid-19 Masih Menjalani Isolasi di Wisma Atlet

Pasien positif Covid-19 yang masih menjalani isolasi di rumah sakit darurat Wisma Atlet pada Kamis (31/12) sebanyak 4.068 orang. Jumlah pasien merupakan akumulasi pasien dari empat tower yang disediakan sebagai tempat isolasi. Untuk tower 4, 6 dan 7 terisi 3.542 pasien positif Covid-19 dengan rincian 1.781 pasien pria dan 1.761 […]