Waspada Modus Pencurian Motor Bermodus Pinjam Buat Ambil Uang Bayar Utang

Irene

Waspada Modus Pencurian Motor Bermodus Pinjam Buat Ambil Uang Bayar Utang

Modus operandi pelaku kejahatan di Palembang semakin berkembang. Berpura-pura mengambil uang untuk membayar minuman yang dibeli, seorang pria tak dikenal justru membawa kabur sepeda motor pedagang.

Hal itu dialami Ersa Fatma (21) pedagang di Jaoan Dipo, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang. Dia pun melaporkan kasus ini ke polisi dengan harapan pelaku ditangkap dan motornya kembali.

Ersa mengaku peristiwa itu terjadi saat pelaku membeli minuman dalam jumlah banyak dengan alasan akan menggelar tahlilan di rumahnya, Jumat (16/10) siang. Lantaran uangnya tak cukup, pelaku memberikan alamat rumah di Jalan Palem Raja, Kecamatan Bukit Lama, Ilir Barat I, Palembang.

Kemudian, Ersa mendatangi alamat yang diberikan. Dia bertemu dengan pelaku sedang mengobrol dengan seseorang di depan rumah tersebut.

Tak lama, pelaku dihubungi istrinya dengan maksud mengambil uang untuk membayar kekurangan. Pelaku meminjam motor korban jenis Honda Beat nomor polisi BG 4373 ABK warna merah putih.

“Dia bilang mau ambil duit di istrinya, dia bilang tidak jauh dari sana. Saya percaya saja karena dia terlihat akrab mengobrol dengan warga,” ungkap Ersa saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Jumat (16/10).

Lama ditunggu, pelaku tak kunjung kembali. Dia pun menanyakan kepada warga alamat pelaku.

“Saya kaget bukan main, ternyata orang yang mengobrol dengan pelaku tidak kenal sama sekali. Dia pura-pura akrab dengan warga biar saya percaya, ternyata dia cuma tanya-tanya rumah saja,” ujarnya.

Kasubag Humas Polrestabes Palembang AKP Irene mengimbau masyarakat lebih waspada dengan modus-modus yang digunakan pelaku saat beraksi. Modus tersebut terbilang baru, berkembang dari modus menanyakan alamat seperti yang kerap terjadi.

“Itu modus pencurian atau penggelapan baru. Petugas Satreskrim sedang mendalaminya,” kata Irene. [gil]

Next Post

Wisata Desa Penglipuran Bali Kembali Dibuka Usai Ditutup Sejak Maret karena Pandemi

Objek wisata Desa Penglipuran, di Kabupaten Bangli, Bali, akhirnya kembali dibuka. Objek wisata itu kembali dibuka setelah tutup sejak tanggal 18 Maret 2020 lalu karena pandemi Covid-19. Bendesa Adat Penglipuran, I Wayan Supat mengatakan, bahwa pembukaan obyek wisata Desa Penglipuran setelah melakukan rapat di Desa Adat dan akhirnya disetujui akan […]