Wasekjen PPP Sebut RUU Larangan Minuman Beralkohol untuk Lindungi Moral Bangsa

Irene

Wasekjen PPP Sebut RUU Larangan Minuman Beralkohol untuk Lindungi Moral Bangsa

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR menegaskan RUU Larangan Minuman Beralkohol (minol) sangat penting untuk menjadi undang-undang. Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi alias Awiek menyebut, RUU tersebut bukan demi umat Islam saja tapi bagi generasi penerus bangsa.

“Jangan serta merta RUU ini disebut demi kepentingan Islam saja, tidak, ini demi kepentingan bangsa. Kebetulan memang minuman beralkohol dilarang dalam Islam,” kata Awiek dalam diskusi daring, Rabu (18/11).

“Pengaturan ini untuk melindungi generasi bangsa. Kita melindungi moral anak bangsa. Bukan berarti kami lakukan berdasar aksi agama,” lanjutnya.

Awiek menyebut, masyarakat sudah menantikan adanya aturan larangan minol. Sebab, tiap hari ada saja korban berjatuhan akibat alkohol.

“Kehadiran RUU ini memang sangat dinanti masyarakat,” katanya.

“Hampir tiap bulan ada korban bahkan korban meninggal, Itu selalu ada tiap bulan,” tambahnya.

Anggota Baleg itu pun menegaskan, besarnya keuntungan minol dari sektor pariwisata tidak sebanding dari generasi muda yang rusak.

“Kalau alasan pariwisata, berapa persen sih aspek wisata yg andalkan minol? Dan aspek ekonomi berapa pemasukan aspek ekonomi? Dibandingkan aspek kerusakan akibat minol, tiap bulan ada korban,” tandasnya.

Reporter: Delvira Hutabarat [cob]

Next Post

Satgas Covid-19: Serangan Virus Tidak Kenal Hari Libur

Jakarta, Indonesia — Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional mengingatkan kesadaran individu merupakan modal utama untuk memerangi virus corona di tengah pandemi, terutama karena penyebaran virus bisa terjadi kapan saja.  Ketua #SatgasCovid19 Doni Monardo menyebutkan bahwa seluruh masyarakat memiliki kontribusi yang sama untuk melawan pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Doni meminta […]