Wapres Ma’ruf Harap Ulama Jadi Penggerak Konsep Ekonomi Hijau

Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, menilai keseimbangan ekosistem lingkungan harus terus dilestarikan. Jika hal itu tak dijaga, katanya, maka musibah dalam bentuk bencana alam akan terus terjadi.

“Untuk itu konsep Ekonomi Hijau atau Green Economy harus dilaksanakan oleh seluruh masyarakat, termasuk para ulama,” kata Ma'ruf dalam Peringatan Nuzulul Quran Kenegaraan melalui konferensi video, seperti dikutip dari siaran persnya, Jumat (30/4).

Ma'ruf menambahkan, sebagai umat Islam sudah seharusnya berperan mewujudkan Green Economy ini. Dia juga berharap para ulama menjadi pelopor dan penggerak konsep Ekonomi Hijau.

Ma'ruf menjelaskan, Green Economy adalah suatu model ekonomi yang dibangun di atas dasar kesadaran akan pentingnya pelestarian ekosistem yang menyeimbangkan aktivitas manusia sebagai pelaku ekonomi dengan ketersediaan sumber daya alam yang terbatas. Dia meyakini, konsep tersebut merupakan salah satu bentuk pengamalan ajaran Alquran.

“Di dalam Alquran memuat beragam petunjuk kehidupan, di antaranya adalah semangat untuk menjaga perdamaian dan keseimbangan alam, termasuk dalam pemanfaatan alam oleh manusia,” jelas Ma'ruf.

Ma'ruf mengimbau agar seluruh umat manusia dapat berperan aktif untuk menjaga alam. Dia berharap, tidak ada sikap abai atau lengah dengan aktivitas eksplorasi ekonomi yang dilakukan segelintir orang yang menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan.

“Kita harus lebih aktif melakukan berbagai upaya dan ikhtiar agar aktivitas yang menyebabkan kerusakan lingkungan dapat segera dihentikan. Sehingga alam yang kita tempati ini bisa kita rawat dan nikmati secara berkelanjutan, dari satu generasi ke generasi berikutnya,” tutup Ma'ruf.

Reporter: M Radityo

Sumber: Liputan6.com [lia]