Breaking News in Indonesia

Wanita Muda Tewas di Hutan NTT Ternyata Seorang Pencari Kerja

Wanita muda yang ditemukan tewas mengenaskan dalam hutan di Kelurahan Batakte, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), bernama Yuliani Apriani Welkis, warga Dusun Tuasene, Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.

Kepala Desa Noelmina, Kornelis Riwu Djita membenarkan bahwa korban adalah warganya. “Menurut orang tua, dia ke Kota Kupang karena ada informasi lowongan kerja di sebuah perusahaan jadi mau melamar,” kata Kornelis kepada wartawan, Selasa (18/5).

Kornelis mengungkapkan, korban berangkat ke Kota Kupang pada hari Jumat (14/5). Tiba di Kota Kupang nomor korban sudah tidak aktif, ketika dihubungi keluarga.

“Dia berangkat Jumat berarti tambah hari ini (Senin) ditemukan maka su empat hari. Tiba di Kota Kupang, keluarga hubungi tapi nomor tidak aktif sampai hari ini, kami lihat informasi di Facebook tentang temuan jenazah nona Welkis,” jelasnya.

Setelah mendapatkan informasi di Facebook, keluarga berangkat ke Kupang untuk memastikan dan mengurus jasad korban.

“Almarhumah baru tamat SMK tahun lalu, dia mau cari kerja untuk bantu orang tua, karena kondisi kehidupan orang tua yang boleh dibilang prasejahtera,” tutup Kornelis.

Sebelumnya, Jasad seorang wanita muda tanpa identitas ditemukan dalam hutan di Kelurahan Batakte, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (17/5).

Paur Humas Polres Kupang Aiptu Lalu Randy Hidayat mengatakan, jasad wanita muda itu ditemukan oleh warga bernama Januario Amtiran dan Arif Purwanto, saat melakukan pemetaan lokasi milik PT Dwimukti Graha Elektrindo.

“Saat tim penelusuran dan pemetaan lokasi milik PT. Dwimukti Graha Elektrindo melakukan pemetaan lokasi dan mendekati TKP, salah satu anggota tim pemetaan melihat sesosok mayat berjenis kelamin perempuan. Melihat kejadian tersebut Januario langsung memberitahukan kepada Arif Purwanto, lalu mereka menginfokan melalui telepon kepada ketua tim pemetaan bernama Bagus Karismanto,” ungkapnya.

Menurut Randy, setelah mendapat informasi penemuan jenazah itu, ketua tim pemetaan menyampaikan kepada Kanit Intel Polsek Kupang Barat, Bripka Pius Pawe yang saat itu berada bersama di lokasi pemetaan. [cob]