Wali Kota Tangerang Surati Presiden Jokowi Minta Penangguhan Pemberlakuan Omnibus Law

Irene

Wali Kota Tangerang Surati Presiden Jokowi Minta Penangguhan Pemberlakuan Omnibus Law

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menyampaikan surat aspirasi pekerja dan buruh di Kota Tangerang, kepada Presiden Joko Widodo.

Dalam surat bernomor 560/2278-Disnaker, Arief meminta Presiden melalui Menteri Dalam Negeri mempertimbangkan dan menangguhkan diberlakukannya Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.

“Disampaikan dengan hormat, bahwa dengan telah disahkannya Undang-Undang Omnibus Law/Cipta Kerja oleh DPR RI pada tanggal 5 Oktober 2020 di Kota Tangerang, telah terjadi unjuk rasa Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) atas disahkannya Undang-Undang tersebut,” bunyi dalam surat tersebut tertanda Jumat 9 Oktober 2020.

Dengan pertimbangan unjuk rasa tersebut, Arief mengatakan agar presiden Joko Widodo mempertimbangkan untuk menangguhkan Undang-undang tersebut.

“Kiranya Bapak berkenan untuk mempertimbangkan penangguhan terhadap diberlakukannya Undang-Undang Omnibus Law/Cipta Kerja,” jelas surat itu.

Penutup surat, Arief mengatakan apa yang dia tulis merupakan aspirasi dari serikat buruh dan serikat pekerja untuk dijadikan pertimbangan mengambil kebijakan presiden Jokowi.

“Demikian aspirasi dari serikar pekerja /serikat buruh ini kami sampaikan sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan kebijakan. Atas perhatian bapak, kami ucapkan terima kasih,” jelasnya. [bal]

Next Post

Lirik Lagu Allah Peduli - Herlin Pirena

Judul Lagu: Allah Peduli Banyak perkara yang tak dapat ku mengerti Mengapakah harus terjadi di dalam kehidupan ini Satu perkara yang ku simpan dalam hati Tiada satupun kan terjadi tanpa Allah peduli Allah mengerti Allah peduli Segala persoalan yang kita hadapi Tak akan pernah dibiarkanNya Kubergumul sendiri s'bab Allah mengerti […]