Viral Video Warga dan Pekerja Tambang Nyaris Bentrok di Sidrap Sulsel

Irene

Viral Video Warga dan Pekerja Tambang Nyaris Bentrok di Sidrap Sulsel

Rekaman video berisi pertikaian antardua kelompok warga, viral di media sosial. Peristiwa tersebut dipicu sekelompok warga yang tidak terima lantaran aktivitas tambang galian C yang berada di Sungai Bila, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali beroperasi.

Dalam video berdurasi hampir 1 menit itu, terlihat sekelompok warga membawa senjata tajam mulai dari badik, parang hingga tombak. Suasana terlihat mencekam, karena kedua kelompok teriak dan hendak saling serang.

“Iya betul kejadiannya tanggal 2 November lalu. Jadi ada dua kelompok yang bertikai yakni warga dan pekerja tambang. Warga tidak terima karena tambang yang dikelola oleh CV Egha itu beroperasi kembali,” kata Kapolres Sidrap, AKBP Leonardo Panji, Sabtu (7/11). Dikutip dari Liputan6.com.

Belakangan sejumlah pengguna Facebook dan Instagram yang mengunggah video pertikaian itu dan menuliskan takarir bahwa pihak kepolisian tidak menangani pertikaian tersebut. Leonardo pun membantah hal tersebut, ia pun dengan tegas mengatakan bahwa pihaknya telah menutup aktivitas tambang tersebut.

“Itu tidak benar, kita telah menutup semua aktivitas tambang di Sungai Bila,” terang Leonardo.

Tidak hanya itu, polisi bahkan telah memediasi warga dan para pekerja yang bertikai karena tambang itu beroperasi kembali. Meski begitu Leonardo memastikan bahwa proses hukum kasus tersebut akan tetap berlanjut, apalagi kedua belah pihak telah saling lapor.

“Kita bahkan sudah proses secara hukum. Karena kedua belah pihak saat ini sudah saling lapor,” ucapnya. [cob]

Next Post

Reply 1988: Pintu Nostalgia, Gerbang Pemula Suka Drama Korea

Jakarta, Indonesia — Dengan kekuatan kisah dan nostalgia, Reply 1988 menjadi salah satu tontonan yang membuka gerbang bagi pemula untuk masuk ke dunia drama Korea di tengah pandemi Covid-19. Meski tayang tepat lima tahun silam, Reply 1988 berhasil mengumpulkan banyak penggemar baru di masa pandemi ini. Perbincangan mengenai Reply 1988 pun beberapa kali mengisi […]