Terdampak Pandemi Covid-19, Sektor Ini Tak Perlu Naikkan UMP DKI 2021

Irene

Terdampak Pandemi Covid-19, Sektor Ini Tak Perlu Naikkan UMP DKI 2021

Pemprov DKI Jakarta telah memutuskan menaikkan upah minimum provinsi (UMP) 2021 sebesar Rp 4.416.186,548. Besaran kenaikan UMP tersebut yakni 3,27 persen berdasarkan PP Nomor 78 tahun 2015.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, ada sejumlah sektor usaha yang tidak bisa menerapkan UMP 2021 atau tetap menerapkan UMP 2020.

“Contohnya seperti mal, hotel, pariwisata, properti, ritel, perdagangan makanan dan minuman, itu kan terdampak Covid-19,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (3/11).

Dia mengungkapkan, nantinya perusahaan yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19 harus mengajukan permohonan ke Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi. Lalu nantinya permohonan itu akan dikaji oleh dewan pengupahan yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, asosiasi, hingga serikat kerja.

“Perusahaan yang tidak terdampak boleh dong ya bayar pakai UMP 2021. Kalau yang terdampak ya kami juga harus melindungi pengusaha, daripada dipaksakan lalu ada PHK besar-besaran, itulah azas keadilan,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pihaknya telah memutuskan untuk menaikkan upah minimum provinsi (UMP) 2021 Jakarta menjadi Rp 4,4 juta. Dia menyebut kenaikan UMP tersebut ada sejumlah sektor usaha yang masih tumbuh di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.

“Pandemi ini juga membuat beberapa sektor juga tumbuh lebih pesat lebih cepat. Jadi efek dari pandemi tidak seragam, ada yang penurunannya lebih cepat ada yang stabil dan berkembang lebih cepat,” kata Anies di Gedung DPRD, DKI Jakarta, Senin (2/11).

Salah satu usaha yang berkembang saat pandemi yakni produsen masker. Karena hal itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan penerapan UMP dapat dilakukan kepada sektor usaha yang tidak terdampak Covid-19.

“Intinya bagi kegiatan usaha yang mengalami penurunan terdampak pandemi Covid-19 secara ekonomi UMP nya tetap. Bagi usaha yang tidak terdampak dia harus mengikuti UMP (yang telah ditetapkan),” jelasnya.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com [fik]

Next Post

Polisi Bentuk Timsus untuk Patroli di Daerah Rawan Begal Pesepeda

Polda Metro Jaya bersama TNI dan Dinas Perhubungan (Dishub) membentuk tim khusus untuk mengantisipasi pembegalan dialami pesepeda di ibu kota. Tim khusus itu nanti bakal patroli di daerah rawan begal pesepeda menyusul aksi kejahatan tersebut yang belakangan meningkat. “Terus Polda Metro Jaya sudah bentuk tim khusus dengan Dishub dan bantuan […]