Breaking News in Indonesia

Tanah Longsor di Cianjur, 2 Rumah Warga Rusak Berat, Jalanan Tertimbun

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, 2 rumah warga rusak berat akibat tanah longsor di Desa Sukajembar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Namun tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

“Tanah longsor yang terjadi pada Jumat lalu (19/3) mengakibatkan dua rumah warga rusak berat, tapi tidak berdampak pada jatuhnya korban jiwa,” kata Kapusdatin Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dikutip dari siaran resmi BNPB, Minggu (21/3).

Selain dua rumah warga rusak berat, BPBD Jawa Barat juga melaporkan satu ruas jalan yang rusak berat serta ada pula ruas jalan lain tertimbun longsor. BPBD setempat masih melakukan upaya darurat pembersihan material longsor.

Sementara itu, semua warga yang terdampak bencana sudah dievakuasi ke tempat yang aman. BPBD melaporkan, tanah longsor tersebut diakibatkan oleh hujan intensitas tinggi.

“BPBD mengidentifikasi potensi bahaya di sekitar longsoran dan melakukan kaji cepat kerusakan di lapangan,” ujar dia.

Berdasarkan prakiraan cuaca yang terpantau dari Info BMKG, kecamatan Sukanagara masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang 21-22 Maret 2021. Raditya mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bahaya susulan.

“Masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya susulan,” tukas dia.

Sementara itu, berdasarkan analisis InaRISK sebanyak 29 kecamatan di kabupaten ini yang berpotensi tanah longsor dengan kategori sedang hingga tinggi. Salah satu kecamatan yaitu di Kecamatan Sukanagara. Luas bahaya pada sejumlah kecamatan ini seluas 159.044 hektar.

Sedangkan di lihat dari sisi risiko, jumlah populasi berpotensi terpapar bahaya tanah longsor pada tingkat kategori tersebut sebanyak 342.984 jiwa. Populasi tersebut tersebar pada 29 kecamatan. [gil]