Suap Benur, KPK Panggil Istri Edhy Prabowo dan Plt Dirjen Perikanan KKP

Irene

Suap Benur, KPK Panggil Istri Edhy Prabowo dan Plt Dirjen Perikanan KKP

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa anggota DPR RI Iis Rosita Dewi. Istri dari Menteri nonaktif Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo itu akan diminta keterangan seputar kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster atau benur di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Selain Ii Rosita Dewi, tim penyidik juga akan memeriksa Plt Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Muhammad Zaini Hanafi. Iis dan Zaini akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan Edhy Prabowo (EP).

“Saksi Iis Rosita Dewi dan Muhammad Zaini Hanafi diperiksa untuk tersangka EP,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (22/12).

Tak hanya Iis dan Zaini, tim penyidik juga merencanakan pemeriksaan advokat Djasman Malik dan Finance PT Perishable Logistic Indonesia (PLI) Kasman.

“Keduanya juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka EP,” tutupnya.

Sementara itu satu saksi lainnya, yakni Halim Chasani selaku Chief Security Hotel Grandhika akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka penyuap Edhy Prabowo Suharjito.

Dalam kasus ini KPK menjerat Edhy Prabowo dan enam tersangka lainnya. Mereka adalah Safri (SAF) selaku Stafsus Menteri KKP, Siswadi (SWD) selaku Pengurus PT Aero Citra Kargo, Ainul Faqih (AF) selaku Staf istri Menteri KKP, Andreau Pribadi Misanta (APM) selaku Stafsus Menteri KKP, Amiril Mukminin (AM) selaku swasta, dan Suharjito (SJT) selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama (DPPP).

Menteri Edhy diduga telah menerima sejumlah uang dari Suharjito, chairman holding company PT Dua Putera Perkasa (DPP). Perusahaan Suharjito telah 10 kali mengirim benih lobster dengan menggunakan jasa PT Aero Citra Kargo (PT ACK).

Untuk melakukan ekspor benih lobster hanya dapat melalui forwarder PT Aero Citra Kargo dengan biaya angkut Rp 1.800/ekor.

Diduga upaya monopoli itu dimulai dengan Surat Keputusan Nomor 53/KEP MEN-KP/2020 tentang Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster yang diterbitkan Edhy pada 14 Mei 2020.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com [fik]

Next Post

22 Desember 2020, 4.408 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, kembali bertambah. Kepala Penerangan Kogabwilhan-I, Kolonel Marinir Aris Mudian, melaporkan ada peningkatan 166 kasus dari sebelumnya masih 4.242. Total pasien Covid-19 yang berada di RSD Wisma Atlet saat ini sebanyak 4.408 orang. Data dihimpun dalam 24 […]