Breaking News in Indonesia

Sinabung Erupsi Lagi, Lontarkan Abu Vulkanis Setinggi 1.000 meter

Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), kembali terjadi pada Jumat (16/4), sekitar pukul 08.57 WIB. Petugas pos pemantau Gunung Sinabung, Muhammad Asrori mengatakan, gunung api tertinggi di Sumut itu melontarkan abu vulkanis setinggi 1.000 meter.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah selatan dan barat. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 31 mm durasi 180 detik,” kata Asrori kepada wartawan.

Saat ini Gunung Sinabung yang memiliki ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut (mdpl) berada pada status siaga atau level tiga. Asrori meminta masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung.

“Radius sektoral 5 kilometer untuk sektor selatan, timur, dan 4 kilometer untuk sektor timur, serta utara,” sebutnya.

Apabila terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanis. “Lalu, mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanis yang lebat agar tidak roboh,” imbau Asrori.

Sementara, masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

Sebelumnya, Sinabung juga mengalami erupsi pada Jumat (16/4) dini hari, pada pukul 02.53 WIB dan 03.36 WIB. Berdasarkan keterangan Asrori, Gunung Sinabung selama satu pekan ini sudah mengalami 27 kali erupsi dengan tinggi kolom abu mulai dari 500 hingga 1.600 meter.

“Erupsi dalam beberapa pekan masih terus tinggi, mengingat kubah lava di puncak gunung masih cukup besar dan diperkirakan mencapai empat juta kubik,” jelasnya. [cob]