Sidang Perdana Eks Sekretaris MA Nurhadi 22 Oktober 2020

Irene

Sidang Perdana Eks Sekretaris MA Nurhadi 22 Oktober 2020

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) menyampaikan, Majelis Hakim telah selesai menetapkan berkas perkara terdakwa eks Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono.

Kepala Humas PN Jakarta Pusat, Bambang Nurcahyono mengatakan, kedua terdakwa tergabung dalam satu berkas perkara atas nama Nurhadi dan telah siap di sidangkan pekan depan.

“Jadwal persidangan yang bersangkutan tersebut telah ditetapkan oleh Majelis Hakim pada hari Kamis Tanggal 22 Oktober 2020,” katanya dalam keterangannya, Kamis (15/10).

Adapun dakwaan yang dilayangkan kepada Nurhadi yakni Undang Undang Tindak Pidana Korupsi pasal 12.A atau kedua Pasal 11 dan Pasal 12.B tentang Suap dan Gratifikasi.

Sebelumnya, Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan berkas dakwaan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Riezky Herbiono dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA.

“Hari ini tim JPU melimpahkan berkas perkara terdakwa Nurhadi & Riezky Herbiyono ke PN Tipikor Jakarta Pusat,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (14/10).

Dengan telah dilimpahkannya berkas dakwaan oleh penuntut umum ke Pengadilan Tipikor, maka penahanan Nurhadi dan menantunya Riezky Herbiono menjadi kewenangan majelis hakim.

“Berikutnya JPU akan menunggu penetapan penunjukan majelis hakim dan penetapan hari sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan,” kata Ali.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan mantan Sekretaris MA Nurhadi, Riezky Herbiono yang merupakan menantu Nurhadi, dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT. MIT) Hiendra Soenjoto.

Hiendra dijerat sebagai pihak yang menyuap Nurhadi. Hiendra melalui Rezky Herbiono diduga memberi suap dan gratifikasi dengan nilai total mencapai Rp 46 miliar. [fik]

Next Post

Kalteng Pangkas Izin Mineral Batu Bara dari 1.007 jadi 305

Jakarta, Indonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menata izin usaha pertambangan (IUP) dengan memangkas izin kegiatan mineral dan batu bara. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalteng Ermal Subhan mengungkap pihaknya terus melakukan penataan perizinan mineral dan batu bara yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah provinsi setempat. “Proses penataan izin […]