Siapkan Pemakaman Pasien Covid-19, Pemprov DKI Buka 8.000 Meter Lahan di TPU Rorotan

Irene

Siapkan Pemakaman Pasien Covid-19, Pemprov DKI Buka 8.000 Meter Lahan di TPU Rorotan

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya akan mengupayakan terkait lahan baru pemakaman untuk jenazah dengan protokol kesehatan Covid-19. Lahan baru tersebut rencananya di TPU Rorotan, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

“Tahap pertama seluas 8.000 meter dari 2 hektare yang dapat menampung sekitar 1.500 petak makam,” katanya dalam unggahan media sosial instagram @bangariza, Kamis (31/12).

Selain itu, Pemprov DKI juga masih terus mematangkan lahan di TPU Rorotan dengan luas 25 hektare. Kendati begitu Riza tidak menyebutkan pasti kapan TPU tersebut dapat digunakan.

“Sekali lagi lahan baru untuk pemakaman segera kita buka di TPU Rorotan di Jakarta Utara,” jelasnya.

Sebelumnya, TPU Pondok Ranggon Jakarta Timur yang selama ini sebagai tempat pemakaman khusus Covid-19 sudah tidak dapat menampung lagi.

Sedangkan, Ketua Satuan Pelaksana Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur Wawin Wahyudi menyatakan lahan Tegal Alur masih mencukupi untuk pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19.

“Ketersediaan lahan di Tegal Alur saat ini masih mencukupi meski telah terjadi peningkatan jumlah jenazah yang masuk beberapa hari lalu,” kata Wawin saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (30/12).

Dia menyebut sempat terjadi peningkatan pemakaman sejak 25 Desember 2020 yang mencapai 40-50 jenazah dalam satu hari. Namun, saat ini adanya penurunan jumlah jenazah yang dimakamkan.

“Tertinggi kemarin Senin (28/12) kalau enggak salah sampai 52 jenazah, kemarin tidak sampai 40 jenazah,” ucapnya.

Lanjut Wawin, para petugas dilakukan sejumlah jadwal untuk untuk antisipasi lonjakan. Kendati begitu, untuk pemakaman hanya berlangsung hingga pukul 22.00 WIB.

“Untuk menjaga kesehatan petugas, kami hanya menerima pemakaman sampai pukul 22.00 WIB. Bila lebih, akan diminta untuk diantarkan keesokan harinya, kita mulai pukul 07.30 WIB,” jelasnya.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com [fik]

Next Post

Yusril Kenang Prof Muladi: Ilmuwan Hukum yang Berwibawa

Mantan Menteri Kehakiman Prof Muladi meninggal dunia, Kamis (31/12). Mantan Mensesneg, Yusril Ihza Mahendra mengenang sosok Muladi yang dikenal sebagai ilmuwan hukum yang berwibawa. Yusril mengaku kaget mendengar kabar duka ini. Dia merasa dekat dengan almarhum. Menurut Yusril, Muladi merupakan seorang ilmuwan hukum yang berwibawa dan meninggalkan warisan teori-teori hukum […]