Breaking News in Indonesia

Selama Dua Pekan, 24 Kantor di DKI Ditutup Sementara

Kepala Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta, Andri Yansyah memastikan pengawasan dan pemantauan kepatuhan perkantoran menerapkan upaya pencegahan penularan Covid-19 tetap dijalankan. Sejak 25 Maret-7 April, dari 49 perkantoran yang disidak, 24 kantor ditutup sementara.

“24 kantor kita lakukan penutupan sementara,” ujar Andri, Kamis (8/4).

Andri mengatakan, 24 kantor yang ditutup sementara, sebanyak 13 perkantoran ditutup karena alasan melanggar protokol kesehatan.

Jumlah perusahaan melanggar protokol kesehatan tersebar di 5 perusahaan di Jakarta Pusat, 3 perusahaan di Jakarta Barat, 1 perusahaan di Jakarta Timur, dan 4 perusahaan di Jakarta Selatan.

Ia pun meyakini tidak ada korelasi kepadatan volume lalu lintas dengan kepatuhan perkantoran. Namun demikian, Andri mengatakan, seluruh pihak diberikan akses luas untuk melapor jika mendapati perusahaan tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Insya Allah masih disiplin. Prinsipnya segala laporan dari masyarakat pasti akan kami tindaklanjuti,” kata Andri.

Mengutip dari akun instagram @jktiinfo pada Rabu (7/4) lalu, kepadatan terjadi di sejumlah titik di Jakarta dan Bekasi.

Pada unggahan akun tersebut, kemacetan terjadi di Jalan Tendean, Jakarta Selatan. Dari foto yang diunggah terlihat sejumlah pengendara sepeda motor mengenakan jas hujan.

Kondisi serupa terjadi di Jalan K.H Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan. Terlihat antrian kendaraan untuk melintas di flyover. Pengendara motor juga terlihat mengenakan jas hujan. Begitu juga di Kecamatan Cengkareng mengalami kepadatan kendaraan.

Kondisi lebih buruk terjadi di Kalimalang mengarah Cikarang, Kabupaten Bekasi. Dalam foto yang diunggah, ruas jalan dipadati sepeda motor.

Ruas tol Cikampek mengarah Jakarta di KM7 juga mengalami arus lalu lintas padat akibat terjadi insiden truk pecah ban.

Padatnya lalu lintas menjadi kondisi paradoks di tengah kebijakan pemerintah yaitu pembatasan mobilitas warga berskala mikro. Kebijakan itu bertujuan agar kasus Covid-19 terus menurun. [fik]