Satgas Sebut Wilayah Zona Merah Covid-19 Meningkat Jadi 64

Irene

Satgas Sebut Wilayah Zona Merah Covid-19 Meningkat Jadi 64

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, mengatakan perkembangan peta zonasi risiko pada 13 Desember 2020 belum menunjukkan hasil yang membaik. Bahkan, jumlah daerah yang masuk zona merah atau risiko tinggi terhadap Covid-19 meningkat menjadi 64 dari pekan sebelumnya sebanyak 47 kabupaten dan kota.

“Sangat disayangkan pada minggu ini jumlah kabupaten kota yang berada di zona risiko tinggi mengalami peningkatan yang signifikan,” ujarnya, Rabu (16/12).

Selain itu, mayoritas kabupaten dan kota pada pekan ini masih merasa nyaman berada di risiko sedang atau zona oranye. Daerah yang masuk zona oranye pun meningkat, dari 371 kabupaten dan kota pada pekan lalu menjadi 380 minggu ini .

“Ini tentunya harus disikapi secara serius. Ingat, zona risiko sedang bukan zona aman, sedikit lengah maka kabupaten dan kota dapat berpindah ke zona yang lebih tinggi dan lebih berbahaya,”

Meski demikian, jumlah kabupaten dan kota yang berada di zona risiko rendah mengalami penurunan yang cukup signifikan yaitu dari 84 kabupaten dan kota pada minggu lalu menjadi 59 pada pekan ini. Kabupaten dan kota yang masuk zona hijau tidak terdampak Covid-19 juga menurun menjadi 4 dari 6 kabupaten dan kota pekan sebelumnya.

Sementara pada zona hijau yang menunjukkan tidak ada kasus baru Covid-19 meningkat menjadi 7 dari 6 kabupaten dan kota pekan sebelumnya.

Wiku menyatakan, berdasarkan pemetaan pada zona risiko ini, mayoritas kabupaten dan kota di Indonesia berada pada risiko sedang. Hal ini bisa berdampak buruk pada peningkatan kasus Covid-19 jika masyarakat lengah menerapkan protokol kesehatan 3M (menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) dan upaya 3T(tracing, testing dan treatment).

“Saya meminta agar upaya 3T terus dimasifkan serta tegakkan disiplin kepada masyarakat yang masih lengah dan tidak disiplin terhadap protokol kesehatan,” tandasnya. [eko]

Next Post

AMSI Berkepentingan Menjaga Kualitas Jurnalistik

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyatakan berkepentingan untuk terus menjaga kualitas produk jurnalistik. AMSI telah membangun kerja sama dengan pelbagai kalangan, seperti halnya saat pandemi virus corona atau Covid-19. “Sebelumnya, AMSI menggelar program Digital Humanities yaitu pengolahan data publik dan mendorong berkolaborasi media, kampus dan NGO,” kata Ketua Umum Asosiasi […]