Satgas Ingatkan Wilayah Zona Oranye Tetap Ketat Pencegahan Penularan Covid-19

Irene

Satgas Ingatkan Wilayah Zona Oranye Tetap Ketat Pencegahan Penularan Covid-19

Satgas Covid-19 mengingatkan zona oranye atau daerah berstatus risiko sedang penularan virus corona bukanlah wilayah yang sepenuhnya aman. Sayangnya, zona ini diisi mayoritas kabupaten/kota di Indonesia.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyoroti, sejumlah daerah saat ini masih menghuni zona oranye, jumlahnya mencapai 378 kabupaten/kota. Sementara 28 kabupaten/kota skornya hampir mendekati zona merah.

“Zona merah berarti skornya di bawah 1,81. Zona oranye skornya antara 1,81 – 2,4 dan zona kuning 2,41 -3 dan zona hijau lebih dari 3,” katanya dalam keterangan, Jumat (25/12).

Dia mengungkapkan daerah-daerah yang perlu serius menyikapi skor tersebut diantaranya di Mihasa Selatan (Sumatera Utara), Sumba Tengah (NTT), Banyumas (Jawa Tengah) dan Kota Bekasi (Jawa Barat). Gunung Mas dan Barito Timur (Kalimantan Tengah), Bekasi (Jawa Barat), Jakarta Utara (DKI Jakarta) dan Kota Palembang (Sumatera Selatan). Lalu skor 1,83 ada 2 daerah yakni Jepara (Jawa Tengah) dan Bandung (Jawa Barat). Skor 1,84 di Mukomuko (Bengkulu) dan Kota Medan (Sumatera Utara).

“Sedikit lagi pemimpin daerah dan masyarakatnya lengah, maka kabupaten/kota ini dapat berpindah menjadi zona merah pada minggu depan dan berkontribusi terhadap naiknya angka zona merah di tingkat nasional. Tentunya ini jangan sampai terjadi, dan harus kita hindari,” ujarnya.

Untuk itu, Satgas Covid-19 meminta keseriusan dari pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat untuk betul-betul menjaga kabupaten/kota ini.

“Dan berupaya untuk memperbaiki penanganan agar risiko penularannya menurun. Jika daerah pindah ke zona merah pada minggu depan, maka penanganan Covid-19 daerah tersebut memburuk. Dan masyarakatnya terancam keselamatan jiwanya akibat Covid-19,” tandasnya. [fik]

Next Post

PLN Tambah 4 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Ruas Tol Surabaya-Jakarta

PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (persero) menambah 4 Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di ruas tol Surabaya – Jakarta. Hal ini dalam rangka menyiapkan sarana pendukung untuk pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai. Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril, mengatakan keempat SPKLU tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PLN […]