Rupiah Melemah Tertekan Sentimen Ketidakpastian Ekonomi

Irene

Rupiah Melemah Tertekan Sentimen Ketidakpastian Ekonomi

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah di perdagangan hari ini, Rabu (23/9). Rupiah dibuka di Rp 14.775 per USD, menguat tipis dari penutupan kemarin di Rp 14.785 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah sempat menguat usai pembukaan ke posisi Rp 14.767, namun kembali melemah Rp 14 779 per USD. Rupiah masih melanjutkan pelemahannya, dan saat ini berada di posisi Rp 14.807 per USD.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta tertekan pasca testimoni Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell.

“Sentimen penguatan dolar AS masih terlihat di pasar keuangan pasca testimoni Gubernur Bank Sentral AS di hadapan Kongres yang mengungkapkan bahwa ekonomi masih penuh ketidakpastian,” kata Ariston di Jakarta, Rabu (23/9).

Mempertimbangkan sentimen tersebut, rupiah berpotensi tertekan terhadap dolar AS pada hari ini. Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp14.750 per USD hingga Rp14.850 per USD.

“Di sisi lain, dari dalam negeri, kepastian resesi juga bisa menjadi tekanan untuk rupiah hari ini,” imbuhnya. [azz]

Next Post

BRI Berikan Layanan Terbaik untuk Kementerian Pertahanan

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk bersama Kementerian Pertahanan (Kemenhan) kembali memperkuat kerja sama terkait penyediaan fasilitas layanan keuangan. Kerja sama ini meliputi pemberian fasilitas kredit modal kerja dan/atau bank garansi kepada supplier/vendor/kontraktor rekanan Kementerian Pertahanan. Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan antara Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal TNI […]