Rupiah Melemah Tertekan Kekhawatiran Perlambatan Pemulihan Ekonomi AS

Irene

Rupiah Melemah Tertekan Kekhawatiran Perlambatan Pemulihan Ekonomi AS

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (24/9). Rupiah dibuka di Rp 14.815 per USD, tak berubah dibanding penutupan di perdagangan sebelumnya.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah melemah usai pembukaan ke Rp 14.862 per USD. Sempat turun tipis, Rupiah kembali melemah ke Rp 14.893 per USD. Saat ini, Rupiah masih melemah dan berada di posisi Rp 14.896 per USD.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta terkoreksi seiring kekhawatiran pasar terhadap perlambatan pemulihan ekonomi AS.

“Sentimen penguatan dolar masih terjadi semalam dan bisa berimbas pagi ini yang bisa menekan rupiah hari ini,” kata Ariston di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (24/9).

Menurutnya, penguatan dolar tersebut dipicu kekhawatiran pasar terhadap perlambatan pemulihan ekonomi di AS. Hal itu pula yang mendorong indeks saham AS turun dalam semalam.

“Kekhawatiran perlambatan pemulihan ekonomi AS ini muncul karena pandemi yang masih berlangsung, tapi paket kedua stimulus fiskal AS masih belum ada kesepakatan,” imbuhnya.

Sementara itu, lanjutnya, isu pemulihan ekonomi dan kondisi pandemi dalam negeri juga bisa memberi tekanan ke rupiah. Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp14.750 per USD hingga Rp14.900 per USD. [azz]

Next Post

Pesawat Ilegal Bermuatan Senjata dan Obat-Obatan Jatuh di Perkebunan

Pesawat Ilegal Bermuatan Senjata dan Obat-Obatan Jatuh di Perkebunan. Dalam kecelakaan tersebut dua orang ditemukan tewas. Diketahui pesawat yang terbang secara ilegal dari Venezuela itu membawa senjata dan paket obat-obatan. Foto yang dirilis oleh kantor pers Angkatan Darat Guatemala menunjukkan puing-puing pesawat yang berserakan usai jatuh di sebuah perkebunan di […]