Breaking News in Indonesia

Polisi Pulangkan 22 Orang Kelompok Anarko Diamankan Saat Demo Buruh

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, 22 orang yang diduga kelompok anarko dan diamankan ketika aksi demonstrasi pada Hari Buruh atau May Day, telah dipulangkan seluruhnya.

“Setelah didalami memang ada yang dari kelompok-kelompok anarko. Jadi kita datakan, kita edukasi, lalu kita pulangkan,” katanya ketika dihubungi Minggu (2/5).

Dia menyebut, ke-22 orang anarko ini bukanlah dari kelompok buruh. Mereka memang sudah berniat hendak menyusup ke dalam barisan buruh dan berbuat memantik kericuhan nantinya.

“Ini kan (diamankan) baru langkah preventif, jadi belum terjadi. Jadi mereka itu bukan buruh, tapi mau bergabung dan ada niatan dari chat itu (para Anarko),” ujarnya.

Bahkan, Yusri mengungkapkan, bila pihak buruh pun telah mengkonfirmasi ke-22 orang anarko yang diamankan pada saat aksi May Day tadi bukanlah kelompok mereka.

“Pihak dari buruh pun menyatakan itu bukan kelompok kami pak, tapi dia mau masuk ke kedalam situ yang biasanya akhirannya itu rusuh,” bebernya

“Yang biasanya lempar-lemparan, itu bukan buruh, tapi penyusup. Maka sebelum dimulainya demo sudah kita amankan. Dia itu sudah di dalam, tapi orang buruh bilang itu bukan dari kita, maka kita amankan. itulah bentuk preventif kita,” tutup Yusri.

22 Orang Kelompok Anarko Diamankan

Sebelumnya, dilaporkan ada 22 Orang diduga sebagai penyusup diamankan ke Polda Metro Jaya. Mereka berniat bergabung dengan barisan serikat buruh yang melakukan unjuk rasa dalam memperingati Hari Buruh atau May Day di Kantor Organisasi Buruh Internasional (ILO) pada Sabtu (1/5).

“22 orang anak anarko diamankan. Iya itu di (depan Gedung) ILO mau bergabung dengan kelompok buruh-buruh itu loh,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

Yusri menyebut kelompok ini sebagai anarko. 22 orang anarko hendak memantik kericuhan di tengah-tengah aksi unjuk rasa. Saat ini, yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan.

“Mereka ada indikasi buat kerusuhan. Seperti biasa mereka ada dugaan mau buat kerusuhan makanya kita amankan kita periksa,” ujar dia. [fik]