Polisi Duga Ledakan SPBU Margonda Karena Sambungan Tabung Gas Angkot Tak Kuat

Irene

Polisi Duga Ledakan SPBU Margonda Karena Sambungan Tabung Gas Angkot Tak Kuat

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah memastikan sumber ledakan di SPBU Jalan Margonda bukan dari SPBU tersebut. Ledakan terjadi dari angkot yang mengisi bahan bakar.

“Kita cek TKP ternyata benar terjadi ledakan di salah satu pos SPBU, namun ledakan bukan dari bersumber SPBU-nya tapi bersumber dari kendaraan yang sedang mengisi tabung gas,” katanya, Kamis (31/12).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja sebuah angkot mengalami kerusakan dan terjadi kerusakan juga di pos SPBU tersebut. Sopir yang mengendarai angkot tersebut sudah dimintai keterangan.

“Tidak ada penumpang di dalam kendaraan tersebut,” paparnya.

Dari keterangan yang didapat, ledakan diduga terjadi karena angkot tidak layak jalan atau penggunaan tabung gas yang kurang layak di angkot tersebut. Namun untuk kepastiannya masih perlu pemeriksaan laboratorium.

“Adapun dugaan terjadinya ledakan tersebut adalah sementara ya sambil kita menunggu hasil pemeriksaan lab juga diperlukan, sementara diduga adalah tidak layaknya kendaraan tersebut jalan atau penggunaan tabung gas yang ada di kendaraan tersebut,” ungkapnya.

Angkot tersebut saat itu sedang mengisi bahan bakar gas (BBG). Sebelumnya, bahan bakar yang digunakan adalah jenis bensin. “Karena kendaraan tersebut awalnya adalah kendaraan yang menggunakan bahan bakar bensin, kemudian diganti dengan bahan bakar gas. Dilihat dari TKP untuk tabung gasnya itu masih utuh, kami curigai itu terjadi karena sambungannya yang mungkin tidak kuat,” katanya.

Ledakan terjadi karena ada pengisian dan tidak ada percikan api. Dari keterangan sopir angkot mengatakan biasanya pengisian cukup di harga Rp47 ribu sudah penuh. “Namun sampai ke harga Rp53.000 kok masih mengisi namun kemudian terjadi mungkin tekanan yang berlebihan kemungkinan ya terjadi ledakan,” bebernya. [ray]

Next Post

Wujudkan Integrasi Data Nasional, Kemendagri Gandeng 9 Lembaga Kesehatan

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan kerja sama dengan 9 lembaga bidang layanan kesehatan dan satu industri layanan penerbangan yaitu PT. Angkasa Pura Indonesia. Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, kerja sama tersebut bertujuan untuk penanganan Covid-19 dan vaksin untuk masyarakat. “Hal tersebut bertujuan untuk mewujudkan integrasi data nasional menuju […]