Polisi Bubarkan Turnamen Bola Voli di Musi Rawas

Irene

Polisi Bubarkan Turnamen Bola Voli di Musi Rawas

Anggota Polsek Tugumulyo, Musi Rawas, Sumatera Selatan, membatalkan turnamen bola voli di Kelurahan B Srikaton, Tugumulyo. Penghentian gelaran ini karena bersamaan dengan masa pandemi Covid-19 dan tidak mengantongi izin.

Kapolsek Tugumulyo Iptu Dadang mengungkapkan, pihaknya datang ke lokasi acara setelah mendapatkan informasi warga, Minggu (13/12). Massa langsung bubar dan panitia menerima kebijakan polisi.

“Kemarin kami berhentikan dan batalkan turnamen bola voli. Acara itu tidak ada pemberitahuan dan izin, terlebih sebabkan kerumunan,” ungkap Dadang, Senin (14/12).

Dikatakan, pembatalan tidak mendapat penolakan dari peserta maupun panitia turnamen. Ketika itu juga diberikan imbauan terkait protokol kesehatan Covid-19.

“Tujuan kami tak lain untuk kepentingan kesehatan bersama karena virus corona cepat menular dan sangat berbahaya,” ujarnya.

Sebelumnya, kata dia, panitia sempat mengajukan izin keramaian untuk kegiatan itu. Namun lantaran menimbulkan kerumunan, izin baik tertulis maupun lisan tidak diberikan dan disarankan ditunda sampai pandemi berakhir.

“Ternyata masih digelar juga, suka tidak suka kami batalkan dan bubarkan,” tegasnya.

Berdasarkan data terkini di Dinas Kesehatan Sumsel, terdapat 10.287 pasien terkonfirmasi positif di Sumsel setelah terjadi 61 orang per 13 Desember 2020. Sementara Musi Rawas masuk dalam zona orange penyebaran Covid-19 dengan 326 kasus, 12 orang diantaranya meninggal dan 281 pasien sembuh. [cob]

Next Post

Penerimaan DKI 2021 Diproyeksi Rp69,943 Triliun

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memproyeksikan penerimaan daerah untuk 2021 sebesar Rp69,943 triliun. Angka ini merupakan rencana kegiatan pemerintah daerah (RKPD) DKI pada 2021 yang masih dilakukan pembahasan antara pemprov DKI dengan DPRD. Dikutip melalui situs apbd.jakarta.go.id, RKPD untuk penerimaan daerah berasal dari pendapatan daerah dan penerimaan pembiayaan daerah. Total pendapatan […]