Breaking News in Indonesia

PN Jaktim Kembali Gelar Sidang Lanjutan Kasus Swab Rizieq Syihab

Pengadilan Jakarta Timur akan menggelar sidang lanjutan terkait perkara swab Muhammad Rizieq Syihab dan menantunya Hanif Alatas. Sidang rencananya digelar dengan agenda tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi yang dibacakan pihak terdakwa pada Jumat (26/3) kemarin.

“Rabu, 31 Maret 2021. Perkara Nomor 224 dan 225. Ketua Majelisnya Pak Khadwanto, agenda, pendapat PU terhadap eksepsi terdakwa atau PH,” kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Alex Adam Faisal saat dihubungi, Rabu (31/3).

Sidang ini sendiri masih digelar secara offline atau tatap muka dengan menghadirkan terdakwa di dalam persidangan tersebut.

“Sidang dilakukan secara Offline atau terdakwa hadir dalam persidangan di PN Jaktim. Layanan streaming You Tube Pengadilan Negeri Jaktim akan dibuka dan disiarkan. Kecuali dalam tahap pemeriksaan saksi, layanan streaming akan ditutup,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu kuasa hukum Rizieq, Muhammad Kamil Pasha menyebut, untuk sidang ini digelar secara terpisah antara Rizieq dan menantunya tersebut.

“(Sidang) dipisah, nomor registrasi perkaranya berbeda,” sebut Pasha.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah selesai menggelar sidang perkara swab palsu Muhammad Rizieq Syihab dan menantunya Hanif Alatas. Sidang hari beragendakan pembacaan eksepsi atau nota keberatan dari pihak terdakwa.

“Perkara 224 dan 225 dengan Ketua Majelis Pak Khadwanto, agendanya pembacaan eksepsi terdakwa dan PH-nya. Ditunda hari Rabu, 31 Maret 2021. Agenda tanggapan dari JPU terhadap eksepsi,” kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Alex Adam Faisal di PN Jakarta Timur, Jumat (26/3).

Hal senada juga disampaikan kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar yang menyebut, sidang kasus tersebut akan digelar pada Rabu (31/3) mendatang dengan agenda tanggapan dari JPU.

“(Sidang lanjutan) Rabu (tanggapan JPU) betul-betul,” ujar Aziz.

Diketahui, Rizieq Syihab didakwa atas tiga perkara, yaitu perkara Nomor 221/Pid.B/2021/PN.Jkt. Tim terkait kasus kerumunan di Petamburan.

Selanjutnya perkara dengan nomor 225/Pid.B/2021/PN.Jkt. Tim terkait tes usap di RS Ummi dan perkara Nomor 226/Pid.B/2021/PN.Jkt. Tim terkait kasus kerumunan di Megamendung. [rnd]