PLN Pilih Bupati Banyuwangi Jadi Tokoh Terbaik di Jatim

Irene

PLN Pilih Bupati Banyuwangi Jadi Tokoh Terbaik di Jatim

Dalam rangka hari listrik nasional ke-75, PT PLN (Persero) memilih satu tokoh terbaik yang berkontribusi terhadap capaian penggunaan listrik di daerah.

Seluruh unit induk PLN di Jawa Timur kemudian memilih Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sebagai tokoh terpilih karena dinilai paling berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kabupaten Banyuwangi.

“PLN dari seluruh unit induk memilih satu tokoh yang dianggap berkontribusi paling bagus terhadap kehadiran listrik di daerahnya masing-masing. Dari sekian banyak tokoh di Jawa Timur yang berkontribusi untuk PLN kami mengusulkan Pak Anas untuk menjadi tokoh terpilih,” kata General Manager PLN Jawa Timur, Nyoman S Astawa saat berkunjung ke Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (4/11).

Astawa mengatakan, konsumsi listrik tertinggi secara nasional berada di Pulau Jawa dan Bali dengan 78 persen. Sementara itu, selama pandemi pertumbuhan konsumsi listrik Jawa-Bali hanya 0,5%. Dari presentase tersebut, ada dua provinsi yang masih menunjukkan kenaikan konsumsi listrik yakni Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur.

“Paling banyak 78 persen konsumsi listrik itu di Jawa-Bali. Kemudian ada dua provinsi yang paling tinggi selama pandemi, yakni Jawa Tengah 1,5 persen dan Jatim 2,6 persen,” kata Astawa.

Sementara itu, dari pertumbuhan konsumsi listrik di Jawa Timur , Kabupaten Banyuwangi jadi daerah yang cukup signifikan berkontribusi sebanyak 9% antara periode Januari – September 2020.

“Jadi ini bentuk apresiasi kami, PLN secara korporasi khususnya di Jawa Timur terhadap apa yang telah diberikan berkaitan dengan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Banyuwangi, sehingga kami bersinergi. Cita-cita PLN untuk mendorong pertumbuhan ekonomi itu tercapai,” katanya.

Sejumlah kebijakan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang dinilai memberikan kontribusi untuk PLN antara lain meningkatkan produktivitas komoditas hortikultura khususnya penerangan untuk tanaman buah naga. Hingga 2020, total ladang buah naga berlistrik adalah sebesar 1200 Hektar yang meliputi 4800 pelanggan petani buah naga.

“Juga ada program listrik perdesaan atau Lisdes dengan meningkatkan rasio elektrifikasi setelah melistriki Alas Purwo, Lereng Ijen; dan Meru Betiri. Peningkatan rasio elektrifikasi 2019 sebesar 99 persen dan 2020 sebesar 100 persen,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Anas juga mendukung penjualan tenaga listrik sehingga meningkatkan kWh jual dari tahun 2019 sebesar 738,29 GWH menjadi 804,435 pada 2020, serta penambahan jumlah pelanggan di Banyuwangi pada tahun 2020 mengalami kenaikan sebesar 14.576 pelanggan. [hrs]

Next Post

Masuk Nominator IGA Award 2020, Bupati Anas Paparkan Ratusan Inovasi Banyuwangi

Kabupaten Banyuwangi kembali menjadi nominator ajang Innovation Goverment Award (IGA) yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Bupati Abdullah Azwar Anas berkesempatan memberikan pemaparan tentang berbagai inovasi yang dilakukan oleh daerah di hadapan dewan penilai, Rabu malam (5/11/2020). Ada 213 inovasi yang diajukan oleh Banyuwangi pada tahun ini. Paparan dilakukan […]