Breaking News in Indonesia

PKS Tanggapi Sekjen PDIP Tolak Koalisi, Sebut Pemilu 2024 Bukan Pertarungan Ideologis

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menanggapi santai pernyataan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang mengakui sulit untuk koalisi untuk 2024 dengan PKS lantaran perbedaan ideologi. Mardani mengatakan, Pemilu 2024 bukan pertarungan ideologis melainkan untuk memperlihatkan karya dan gagasan.

“Kita nikmati kontestasi 2024 tidak dalam kerangka pertarungan ideologis, tapi kompetisi karya dan gagasan dengan ciri khas warna masing-masing,” ungkapnya dalam pesan singkat, Sabtu (29/5).

Dia menilai positif jika PDIP tidak ingin dijodohkan dengan PKS. Hal tersebut kata dia semakin terpacu untuk kader KPS untuk memberikan yang terbaik.

“Buat PKS pernyataan Mas Hasto malah bagus. Kader PKS akan terpacu adrenalinnya untuk memberikan yang terbaik dengan sikap #KamiOposisi yang kokoh insya Allah PKS dapat menjadi partai alternatif,” ungkapnya.

Sebelumnya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan sulit jika partainya berkoalisi dengan PKS dan Demokrat. Pertama, kesulitan koalisi dengan PKS sebab perbedaan ideologi.

“PDIP berbeda dengan PKS karena basis ideologinya berbeda. Sehingga sangat sulit untuk melakukan koalisi dengan PKS. Itu saya tegaskan sejak awal,” kata Hasto dalam diskusi daring, Jumat (28/5).

Sementara, PDIP dan Demokrat memiliki basis dan DNA partai yang berbeda. Hasto bilang demikian karena tidak ingin dijodohkan dengan Demokrat lantaran karakter kedua partai yang berbeda.

“Dengan Demokrat berbeda, basisnya berbeda. (Demokrat) partai elektoral, kami adalah partai ideologi tapi juga bertumpu pada kekuatan massa. Sehingga kami tegaskan dari DNA-nya kami berbeda dengan Partai Demokrat. Ini tegas-tegas saja, supaya tidak ada juru nikah yang ingin mempertemukan tersebut. Karena beda karakternya, naturenya,” ujar Hasto.

Hasto mengatakan, untuk berkoalisi dengan Gerindra memungkinkan. Selain memiliki persamaan ideologi dan cita-cita, hubungan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sedang baik.

“Sehingga kami membuka diri pernyataan dari mas Muzani (Sekjen Gerindra) karena memang melihat bagaimana kedekatan hubungan Pak Prabowo dan Bu Megawati,” kata Hasto. [bal]