Pensiunan PNS di Aceh Tenggara Ditangkap Terkait Kasus Penipuan Rumah Bantuan

Irene

Pensiunan PNS di Aceh Tenggara Ditangkap Terkait Kasus Penipuan Rumah Bantuan

Polres Kota Subulussalam, Aceh, menangkap RM (65), seorang pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Aceh Tenggara. Dia diduga kuat sebagai pelaku tindak pidana kasus penipuan rumah bantuan bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Dalam kasus ini jumlah kerugian yang dialami oleh para korban ditaksir mencapai Rp800 juta hingga Rp1,2 miliar.

“Pelaku sudah kita tahan untuk menjalani proses hukum selanjutnya,” kata Kapolres Kota Subulussalam, Aceh, AKBP Qori Wicaksono yang dihubungi dari Meulaboh, Aceh Barat dilansir Antara, Jumat (11/9).

Menurut Qori, terungkapnya kasus tersebut setelah sejumlah korban melaporkan kasus ini ke polisi. Karena rumah bantuan berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang dijanjikan oleh pelaku RM hingga kini tidak kunjung dibangun.

Padahal, sejumlah korban sudah menyetorkan sejumlah uang dengan jumlah bervariasi sebesar Rp4 juta hingga Rp15 juta per orang, dengan dalih sebagai biaya pembangunan pondasi rumah.

Agar para korbannya yakin, RM juga membangun pondasi rumah sehingga para korban tidak mencurigai tindak pidana yang dilakukan. Saat menjalankan aksinya, kata Kapolres Qori Wicaksono, RM juga diduga mengatasnamakan sebuah yayasan yang beralamat di Banda Aceh.

Namun setelah polisi melacak keberadaan yayasan tersebut, pihak pengurus yayasan mengaku tidak menjalankan program pengutipan uang, terkait bantuan rumah. “Kasus ini masih terus kita kembangkan,” ujar AKBP Qori. [ray]

Next Post

COVID-19 Prompts Tang Prize Laureates to Examine New Challenges Facing Sustainable Development

TAIPEI, TAIWAN, Sep 11, 2020 – (ACN Newswire) – To explore issues complicated by the coronavirus, including sustainable development, climate change and environmental protection, the Tang Prize Foundation and National Tsing Hua University will co-host the 2020 Tang Prize Masters’ Forum for Sustainable Development, taking place at 4 p.m. (GMT+8) […]