Pengemudi Truk Maut di Puncak Tak Miliki SIM

Irene

Pengemudi Truk Maut di Puncak Tak Miliki SIM

Kasatlantas Polres Bogor, AKP Fitra Zuanda mengatakan, sopir truk maut berinisial EH (29) yang menyebabkan kecelakaan di Jalur Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu dini hari tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM).

“Kita lakukan identifikasi, ternyata pengemudi tersebut tidak mempunyai SIM,” katanya di Ciawi, Kabupaten Bogor, Sabtu (17/10).

Dia menemukan kelalaian sopir yang juga meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Menurutnya, sopir lalai dalam mengoperasionalkan rem truk berjenis Isuzu dengan nomor polisi B 9978 UDF.

“Jadi hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) ditemukan memang kelalaian pengemudi saat mengoperasionalkan rem. Remnya blong,” ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Meski begitu, hingga kini Polres Bogor belum menetapkan tersangka atas kecelakaan yang menewaskan lima orang tersebut. Fitra mengaku akan terus melakukan penyelidikan, terutama mengenai muatan berlebih truk yang dikendarai oleh EH.

Diberitakan sebelumnya, Polres Bogor Polda Jawa Barat mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan yang menewaskan lima orang di Jalur Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor pada Sabtu (17/10) dini hari.

“Dalam kejadian kecelakaan lalu lintas ini ada lima orang korban meninggal dunia dengan inisial SA, NSA, C, DWY, EH dan tujuh orang korban mengalami luka-luka dengan inisial DR, R, G, HP, RA, NB, N,” ungkap Kasatlantas Polres Bogor, AKP Fitra Zuanda di Bogor.

Menurutnya, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di Kampung Sampay Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor itu bermula saat sebuah kendaraan jenis truk dari arah Puncak mengalami rem blong dan menabrak tiga sepeda motor dan satu minibus dari arah berlawanan. [fik]

Next Post

Survei Kemen PPPA: Anak Perempuan Rentan Depresi Selama Pandemi

Anak perempuan, kurang dari 18 tahun, lebih rentan mengalami depresi selama masa pandemi Covid-19 dibandingkan anak laki-laki. Ini berdasarkan temuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melalui survei Survei Ada Apa Dengan Covid-19 (AADC-19) jilid 2 tahun 2020. Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Pengasuhan, Keluarga, dan Lingkungan […]