Pendatang Masuk Sumsel Wajib Nonreaktif Rapid Antibody dan Antigen

Irene

Pendatang Masuk Sumsel Wajib Nonreaktif Rapid Antibody dan Antigen

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mewajibkan pendatang menunjukkan hasil non reaktif atau negatif Covid-19 melalui rapid antibody, antigen, atau RT-PCR, jika ingin masuk ke wilayah itu. Surat keterangan sehat tersebut berlaku paling lama 3×24 jam sebelum keluar atau hanya tiga hari.

Keputusan tersebut berdasarkan Surat Edaran Gubernur Sumsel Herman Deru Nomor 072/SE/DINKES 2020 tentang Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 menyambut libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. SE terbit lantaran penyebaran virus corona di Sumsel masih meluas.

Herman Deru menyebut SE ditujukan kepada Pangdma II Sriwijaya, Kapolda Sumsel, RUPLSB Angkasa Pura Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Pengelola Jalan Tol, dan Ketua PHRI Sumsel.

Deru menyebut, perbelakuan keterangan negatif Covid-19 dari semua transportasi, baik udara, laut, maupun darat. Bagi yang tidak mempunyai surat keterangan, dapat melakukan pemeriksaan di tempat yang tersedia, seperti tol Palembang-Kayuagung di Ogan Komering Ilir, Bandara SMB II Palembang, pelabuhan, dan fasilitas pelayanam kesehatan.

“Aturan ini berlaku sejak hari ini atau 24 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021. Tujuannya mencegah penyebaran Covid-19,” ungkap Deru, Kamis (24/12).

Selain rapid antibody, antigen, dan RT-PCR, ada beberapa poin lain yang harus dicermati dalam SE tersebut. Yakni membatasi kegiatan dan pertemuan yang menyebabkan kerumunan orang selama Nataru seperti di hotel, restoran, cafe, tempat hiburan, tempat wisata dan lainnya.

“Pengelola harus memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan baik dan menyiapkan handsanitizer serta skrining bagi pengunjung,” ujarnya.

Masyarakat juga diimbau menunda mudik atau melakukan perjalanan dalam dan keluar provinsi jika tidak penting. Koordinasi seluruh Satgas Penanganan Covid-19 di Sumsel harus ditingkatkan sehingga dalam mencegah penyebaran virus.

“Saya minta dapat dicermati oleh bupati dan wali kota se-Sumsel, tidak hanya kepada lembaga terkait,” pungkasnya. [ded]

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak
Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Next Post

Mutasi Corona Buat Negara Ramai-ramai 'Isolasi' Inggris

Jakarta, Indonesia — Penemuan kasus infeksi mutasi virus corona (Covid-19) baru di Inggris memicu kewaspadaan dan kekhawatiran dunia. Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson memperingatkan, virus corona baru ini 70 persen lebih cepat menular. Johnson menganggap kemunculan jenis baru virus corona ini menjadi penyebab lonjakan penularan Covid-19 di London dan selatan […]