Breaking News in Indonesia

Pencarian 7 Korban Longsor Nganjuk Difokuskan pada Sektor A

Pencarian 7 Korban Longsor Nganjuk Difokuskan pada Sektor A

Tim Basarnas Jawa Timur memfokuskan pencarian tujuh korban longsor di Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, di sektor A (bagian utara) dari lokasi musibah tersebut.

“Sesuai dengan informasi dari Pak Kasun, dari warga yang selamat, dimungkinkan korban yang masih dalam pencarian dalam sektor A, sebelah utara. Kami tidak tahu, ketika longsor itu terjadi menimpa korban larinya ke mana atau didorong ke mana. Namun kami tetap di sektor A, dimaksimalkan,” kata Kepala Basarnas Jatim Hari Adi Purnomo di Nganjuk, Rabu (17/2).

Untuk pencarian para korban, petugas gabungan dari Basarnas, BPBD Kabupaten Nganjuk, TNI/Polri serta relawan memanfaatkan eskavator. Ada lima unit eskavator yang dioperasionalkan. Selain itu, juga ada bantuan dari anjing pelacak, dengan harapan posisi korban segera ditemukan.

“Pola sama mengandalkan kekuatan eskavator. Kalau manual tidak akan mampu dengan timbunan tanah lengket itu,” kata dia.

Ia juga mengaku saat proses pencarian para korban tersebut kesulitannya adalah tanahnya labil dan agak gembur. Hal itu efek dari hujan yang setiap hari terjadi. Bahkan, saat proses pencarian air juga masih mengalir.

Pihaknya memang mengkhawatirkan terjadinya longsor susulan. Namun sampai saat ini hal itu tidak terjadi.

“Sementara ini aman. Karena kami juga antisipasi cuaca mulai gelap sudah langsung pasukan kami geser. Memang tanahnya gembur, untuk itu, operator dari eskavator kita berikan briefing (pengarahan) tentang safety (keamanan) bagi mereka,” kata dia.

Jumlah penduduk yang terdampak adalah 186 orang. Dari jumlah itu, 21 orang tertimbun tanah longsor tersebut.

Sementara itu, untuk hasil pencarian pada Selasa (16/2) dari 21 orang yang sebelumnya dinyatakan hilang terdapat 14 orang sudah ditemukan. Dari jumlah 14 orang itu, dua orang selamat sedangkan sisanya meninggal dunia. [cob]