Pemkot Klaim Kualitas Udara di Kota Depok Masih Aman untuk Masyarakat

Irene

Pemerintah Kota Depok berupaya menjaga kualitas udara di wilayahnya. Upaya itu dilakukan dengan menargetkan peningkatan Indeks Kualitas Udara (IKU) Kota Depok yang saat ini berada di level cukup.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Ety Suryahati mengatakan, kualitas udara menjadi salah satu pendukung faktor mengurangi resiko kematian. Untuk itu, Pemerintah Kota Depok sedang berusaha untuk mengendalikan pencemaran udara.

“Hal itu sesuai dengan peraturan Menteri LHK nomor 12 tahun 2010 tentang Pedoman Pengendalian Pencemaran Udara di Daerah,” ujar Ety, Jumat (19/3).

Dia menjelaskan, pada 2020 IKU Kota Depok berada pada nilai 65,76 atau berada di level cukup. Nantinya, nilai IKU pada 2020 akan dijadikan Pemkot Depok sebagai dasar penetapan IKU lima tahun kedepan.

“Nilai tersebut juga tertera pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Depok 2021-2026,” ujarnya.

Ety menerangkan, berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kota Depok mengendalikan kualitas udara dari dua aspek. Aspek pertama yakni pengawasan pencemaran udara dari sumber tidak bergerak dan aspek kedua pengendalian pencemaran udara dari sumber bergerak.

“Pengendalian pencemaran udara dari sumber bergerak dengan pengujian emisi gas buang kendaraan yang telah dilakukan di tiap tahunnya,” terangnya.

Tidak hanya itu, dia menambahkan, Pemerintah Kota Depok akan menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) baik pembangunan maupun pemeliharaan taman. Inventarisasi emisi gas rumah kaca dilakukan Pemerintah Kota Depok serta memberikan pengawasan terhadap kualitas udara ambien.

“Kami ingin kualitas udara di Kota Depok tetap terjaga karena bukan berada di kawasan industri,” ungkapnya.

Ety menuturkan, gas buang dari kendaraan yang digunakan masyarakat saat beraktivitas, mempengaruhi kualitas udara di Kota Depok. Selain itu, kualitas udara di Kota Depok yang masih terbilang baik dikarenakan bukan berada di daerah perhutanan yang rentan terjadinya kebakaran dan menimbulkan polusi udara karena asap hutan yang terbakar.

“Jadi kualitas udara di Kota Depok masih aman untuk masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Dicky Agung Prihanto
Sumber: Liputan6.com [fik]

Next Post

OJK Tetapkan Kebijakan Manajemen Risiko untuk Perkuat Industri Asuransi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berusaha memperkuat industri asuransi dengan menetapkan kebijakan manajemen risiko. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran OJK Nomor 8/SEOJK.05/2021 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Perusahaan Asuransi, Perusahaan Asuransi Syariah, Perusahaan Reasuransi, dan Perusahaan Reasuransi Syariah. Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank OJK Riswinandi mengatakan, peningkatan kegiatan usaha […]