Pemkot Jayapura Tertibkan Lapak Liar di Pasar Youtefa Baru

Irene

Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM melakukan penertiban dan pembongkaran lapak liar milik pedagang di Pasar Youtefa Baru Abepura. Lapak liar tersebut dibangun tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Wakil Wali Kota Jayapura, H.Rustan Saru mengatakan, penertiban dan pembongkaran tersebut terpaksa dilakukan karena bangunan lapak milik pedagang tersebut dibangun tidak pada tempatnya dan tak beraturan.

“Tidak boleh membangun tanpa seijin Kepala Dinas Perindagkop dan petugas pasar, jangan sampai ada oknum tertentu yang bermain, lokasi pasar Youtefa adalah milik pemerintah Kota Jayapura. Saya harap kepala Dinas dan para petugas ketika nanti telah dibersihkan harus dijaga, jangan sampai seperti di pasar Youtefa lama, sudah dibersihkan masih ada yang bangun lagi,” katanya seperti dilansir dari Antara, Minggu (7/3).

Dia mengungkapkan, di terminal tidak boleh ada bangunan. Selain itu, pasar pagi tidak boleh ada yang masuk pada malam hari, semua harus masuk subuh dan pagi berjualan.

Rustan berharap, petugas tetap melakukan penindakan secara persuasif, tetap komunikasi, pendekatan yang baik, kalau ada yang melawan beritahu baik-baik.

“Kalau pasar bersih, tertata, bagus, pasti pembeli datang belanja dan pedagang juga senang, tapi kalau pasar tidak teratur dan semrawut maka pembeli juga malas datang ke pasar. Pedagang juga harus jujur sama kami, saya minta kerjasamanya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM kota Jayapura, Robert Awi mengatakan, penertiban tersebut dalam rangka penataan dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pedagang serta warga yang datang berbelanja di pasar.

Pembongkaran lapak milik pedagang dilakukan karena pedagang membangun di daerah yang dilarang, seperti daerah hijau dan berapa bangunan yang dibangun sengaja menempel di bangunan milik pemkot tanpa ijin.

“Lapak yang dibongkar ada sekitar 80 unit, ini karena membangun di tempat yang tidak sesuai peruntukannya,” tutup Robert. [fik]

Next Post

Impor LPG dari Abu Dhabi, Pertamina Pastikan Stok Dalam Negeri Aman

Pertamina menandatangani Sales Confirmation Agreement LPG dan Sulphur dengan Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC). Penandatanganan ini memastikan Pertamina mendapatkan pasokan LPG dan Sulphur dari Abu Dhabi. Direktur Pemasaran Pusat & Niaga PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina (Persero), Hasto Wibowo mengatakan, kerjasama ini memastikan keamanan pasokan LPG […]