Pemerintah Larang Aktivitas FPI, Komisi III Minta Penegak Hukum Tegas di Lapangan

Irene

Pemerintah Larang Aktivitas FPI, Komisi III Minta Penegak Hukum Tegas di Lapangan

Pemerintah melarang seluruh kegiatan mengatasnamakan ataupun penggunaan simbol Front Pembela Islam (FPI). Keputusan itu disambut baik Ketua Komisi III, Herman Hery.

“Secara hukum, FPI memang sudah dianggap bubar sejak 2019 karena tidak memperpanjang Surat Keterangan Terdaftar sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas). Ditambah dengan beberapa aktivitas FPI yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, saya menilai keputusan pelarangan aktivitas dan penggunaan simbol FPI sudah tepat,” ujar Herman dalam keterangan pers, Kamis (31/12).

Dia berharap keputusan pemerintah tersebut dijalankan penegak hukum tegas dan profesional.

“Saya berharap aparat penegak hukum yang bertugas di lapangan bisa menjalankan keputusan pemerintah terkait FPI tersebut dengan tegas dan profesional karena ketegasan di lapangan inilah yang menjadi kunci efektif atau tidaknya keputusan pemerintah terkait pelarangan FPI,” ungkap Herry.

Apalagi, menurut dia, sudah ada keputusan yang menjadi dasar bagi penegak hukum untuk bertindak di lapangan.

Di samping itu, politikus PDIP ini berharap masyarakat tidak terpancing dengan provokasi atau hoaks dari pihak manapun terkait pelarangan aktivitas FPI ini.

“Keputusan pemerintah ini menjadi pegangan bagi aparat di lapangan untuk mencegah dan menindak apabila FPI sebagai organisasi tetap melakukan aktivitas yang meresahkan, seperti kekerasan, sweeping, dan lainnya sebagaimana yang pernah terjdi sebelumnya,” kata Herry.

“Ini juga menjadi sinyal bahwa tidak ada orang atau kelompok atau organisasi manapun yang berada di atas hukum dan bisa seenaknya melakukan hal-hal yang menimbulkan keresahan di masyarakat,” tambah Herry.

Dia memahami keputusan ini tidak bisa diterima semua pihak dengan baik. Namun, dia mengajak alangkah baiknya masyarakat Indonesia fokus terhadap masalah pandemi yang melanda Tanah Air.

“Lebih baik kita memusatkan fokus dan energi untuk bersama-sama menanggulangi penularan Covid-19 di negeri kita agar pandemi ini bisa segera berlalu,” kata Herry.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan Mahfud MD secara resmi melarang segala aktivitas serta penggunaan simbol dan atribut FPI. Pelarangan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama Mendagri, Menkumham, Menkominfo, Jaksa Agung, Kapolri, Kepala BNPT Nomor 220-4780 Tahun 2020 Nomor M.HH-14.HH05.05 Tahun 2020, Nomor 690 Tahun 2020, Nomor 264 Tahun 2020, Nomor KB/3/XII/2020, Nomor 320 Tahun 2020 Tentang Larangan Kegiatan Penggunaan Simbol dan Atribut Serta Penghentian Kegiatan FPI. [lia]

Next Post

5 Tips Membuat Rumah Kembali 'Hidup' Menyambut Tahun Baru

Jakarta, Indonesia — Tahun baru sudah di depan mata. Semua orang tentu menginginkan situasi yang lebih baik di tahun 2021. Awal tahun bisa dijadikan sebagai momen untuk membangun harapan atau memulai sesuatu yang lebih baik di masa mendatang. Di mana tempat terbaik untuk memulai? Jawabannya adalah rumah, tempat Anda menghabiskan […]