Breaking News in Indonesia

Pelaku Pencurian Motor dan Barang Elektronik di Kupang Dibekuk Polisi

Pelaku Pencurian Motor dan Barang Elektronik di Kupang Dibekuk Polisi

Tim Buser Polsek Kelapa Lima, Polres Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur berhasil mengamankan pelaku pencurian sepeda motor. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor hasil curian serta sejumlah barang elektronik di tempat tinggal pelaku.

Pelaku Rendy Jamaludin Fermansyah alias Raja (27), merupakan warga Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Ia ditangkap tim Buser yang dipimpin Aipda Pius Riwu di pantai Warna Oesapa.

Pelaku ditangkap sesuai laporan polisi nomor LP/B /17/II/2021/Sektor Kelapa Lima tanggal 3 Februari 2021 lalu. Pelaku diamankan beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor honda scoopy, warna cokelat tanpa pelat nomor.

Saat diinterogasi, Raja mengaku melakukan pencurian bersama dengan Yomsi Mulyadi Kisek alias Iwan (27), warga RT 21, RW 02, Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang pada tanggal 3 Februari 2021, sekitar pukul 03.00 wita.

Tim Buser dan anggota Reskrim Polsek Kelapa Lima kemudian melakukan pengembangan ke wilayah hukum Polsek Alak. Sekitar pukul 04.30 wita, polisi menangkap Iwan dirumahnya.

Dari Iwan, polisi mendapat informasi bahwa mereka juga mencuri sejumlah barang elektronik. Iwan yang bertugas menjual barang hasil curian mengaku sudah menjual barang bukti laptop asus warna hitam dan hanphone vivo ke kerabatnya, Mika Kisek alias Koslet di Oetefu Kecil, Pulau Semau, Kabupaten Kupang.

Polisi kemudian ke sebuah rumah di Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak, Kota Kupang mengamankan 1 unit laptop merek acer warna hitam. Laptop tersebut merupakan barang bukti hasil curian, yang dijual Raja kepada yupiter Marianus Mulle.

Raja dan Iwan kemudian dibawa ke Mapolsek Kelapa Lima untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kehilangan sepeda motor dilaporkan Edwin Indrawan Wiranata Manggut (18), mahasiswa Undana yang tinggal di belakang kampus STIM, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Saat itu korban meminjamkan sepeda motor kepada rekannya Mandra untuk dipakai. Mandra memarkir sepeda motor korban di depan tempat tinggalnya di kost Haji Baco di Kampung Nelayan, Kelurahan Oesapa, Selasa (2/2) lalu.

Pada Rabu (3/2) pagi saat bangun tidur, Mandra kaget karena sepeda motor korban sudah hilang. Ia juga kaget karena pintu kamar kostnya terbuka lebar.

Rupanya Raja dan Iwan beraksi saat korban tertidur pulas. Mereka masuk ke kamar korban dengan membuka paksa pintu kamar. Raja pun menggasak barang elektronik milik Mandra dan membawa serta sepeda motor korban.

Agar tidak mudah dikenali, Raja pun mencopot plat nomor polisi sepeda motor curiannya dan bebas memakai sepeda motor curiannya selama satu pekan ini.

“Raja antar laptop dan handphone. Kemudian saya jual Rp 1,3 juta ke om saya di Pulau Semau,” ujar Iwan.

Penyidik Reskrim Polsek Kelapa Lima masih memeriksa serta menginterogasi Raja dan Iwan, untuk pengembangan selanjutnya.

“Kita masih kembangkan dan periksa para terduga serta saksi-saksi, termasuk mencari bukti- bukti lainnya,” Ungkap Kapolsek Kelapa Lima, Kompol Sepuh A. I. Siregar, Minggu (14/2). [ray]