Breaking News in Indonesia

Pasien Sembuh Covid-19 di Penajam Paser Utara Mencapai 91,3 Persen

Tingkat kesembuhan pasien Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Jumat, mencapai 91,3 persen dari total kasus positif 943 orang.

“Angka 91,3 persen ini diperoleh dari total positif sebanyak 943 orang, sementara jumlah yang sembuh mencapai 861 orang,” kata Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Penajam Paser Utara dr Jansje Grace Makisurat di Penajam, Jumat (12/3).

Ia mengatakan hari ini terdapat penambahan tujuh pasien sembuh, sehingga total pasien yang dinyatakan selesai isolasi karena telah sembuh menjadi 861 orang.

Terdapat pula penambahan satu pasien positif yang meninggal. Selain itu, terjadi penambahan satu pasien positif sehingga total positif COVID-19 sejak 22 Maret 2020 hingga 12 Maret 2021 masih tetap 943 orang.

Perkembangan dari 943 positif ini, masih empat orang dirawat di rumah sakit, 37 orang menjalani isolasi mandiri, 41 orang meninggal, dan 861 orang sembuh.

Ia mengatakan sebaran positif per kecamatan dan perkembangannya dari 943 orang tersebut adalah Kecamatan Penajam masih ada 26 orang positif, 596 orang sembuh, dan 25 orang meninggal, di Kecamatan Waru masih terdapat lima orang positif, 97 orang dinyatakan selesai isolasi mandiri karena telah sembuh, dan tiga orang meninggal.

Di Kecamatan Babulu masih ada satu orang positif, 70 orang sembuh, enam orang meninggal, Kecamatan Sepaku masih ada sembilan orang positif, 98 orang sembuh, dan tujuh orang meninggal.

Ia juga mengatakan hari ini terdapat penambahan empat kasus suspek COVID-19 sehingga total suspek menjadi 2.426 kasus.

“Dari 2.426 suspek ini, perkembangannya adalah enam orang menjalani isolasi mandiri, suspek dirawat di rumah sakit delapan kasus, suspek meninggal dengan komorbid 11 kasus, selebihnya ada yang positif dan ada yang sembuh,” kata Grace. [ded]

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak
Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona