Panglima TNI: KRI Rigel Terima Tracking Site Sriwijaya Air SJ-182 Pukul 3 Pagi

Irene

Panglima TNI: KRI Rigel Terima Tracking Site Sriwijaya Air SJ-182 Pukul 3 Pagi

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, mengungkapkan tracking site pesawat Sriwijaya Air SJ 18-182 sudah dikirimkan ke KRI Rigel dini hari, Minggu (10/1).

Panglima menyatakan, berdasarkan pantauan radar, pesawat resmi dinyatakan hilang pukul 14.47 WIB.

“Sesuai dengan deteksi radar kemarin sesuai pukul 14.47 atau jam 7.49 UTC dinyatakan hilang dari radar, dan dari pantauan radar, tracking sitenya sudah dikirim ke KRI Rigel yang tadi malam atau tadi pagi jam 3 sudah merapat di TKP,” kata Panglima Marsekal Hadi saat jumpa pers di JICT, Minggu (10/1).

Panglima mengatakan, pihaknya telah mengerahkan tim penyelam dan Kopaska ke titik koordinat pesawat tersebut berdasarkan kontak terakhir yaitu di 055523 South, Lintang timurnya 106-36 05.

“Dari hasil pemantauan juga sudah diduga kuat, sesuai dengan koordinat yang diberikan dari kontak terakhir, adanya sinyal dari pesawat tersebut dan segera diturunkan tim penyelam dari Kopaska,” ujarnya.

Dia berharap, yang ditemukan KRI Rigel sudah sesuai dengan perkiraan. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Basarnas terkait evakuasi korban jatuhnya pesawat SJ 182.

“Mudah-mudahan apa yang ditemukan dan diinformasikan oleh KRI Rigel memang tepat sesuai dengan perkiraan. Semoga apa yang kita ketahui ini segera ditindaklanjuti semuanya akan kita koordinasikan terus di bawah pimpinan KabasarnaS,” ujar Panglima.

“TNI mengerahkan pesawat udara termasuk kapal dan bekerja sama dengans take holder lainnya untuk bahu membahu mendukung tugas dari basarnas melakukan evakuasi korban SJ 182,” tambah dia.

Terakhir, Panglima menyampaikan belasungkawanya kepada seluruh korban dan keluarga korban Pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com [lia]

Next Post

Sriwijaya Air SJ-182 Jatuh, Jasa Raharja Mulai Lakukan Pendataan Korban

Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dengan rute Jakarta-Pontianak jatuh di perairan Kepulauan Seribu tepatnya di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki. Peristiwa ini terjadi Sabtu (9/1) siang kemarin, kira-kira pukul 14.55 Wib. Menindaklanjuti peristiwa itu, Jasa Raharja akan melakukan pendataan dan survei ke rumah pada korban. “Kami dari Jasa Raharja menyampaikan […]