Muncul Klaster Hiburan Malam selama PSBB, Begini Penjelasan Disparekraf DKI

Irene

Muncul Klaster Hiburan Malam selama PSBB, Begini Penjelasan Disparekraf DKI

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta (Parekraf) DKI Jakarta Gumilar Ekalaya menegaskan tidak ada tempat wisata hiburan malam yang beroperasi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kalau hiburan malam enggak ada,” kata Gumilar saat dikonfirmasi, Jumat (25/9).

Disinggung mengenai adanya klaster penularan Covid-19 di sektor hiburan malam, Gumilar mengklarifikasi penularan terjadi di mess karyawan bukan di tempat kerjanya. Pernyataan tersebut ia kutip berdasarkan anggota tim pakar satuan tugas penanganan covid-19, Dewi Nur Aisyah.

Dewi mengatakan ada 5 kasus positif Covid-19 yang ditemukan dari sektor hiburan malam.

“Informasinya dokter Dewi BNPB itu (penularan) di mess-nya, bukan di tempat hiburan malamnya,” tuturnya.

Ia pun menegaskan ada perbedaan teknis terkait izin operasional restoran, kafe, dan tempat hiburan malam. Selama PSBB, kata Gumilar, tempat makan seperti restoran atau kafe boleh beroperasi namun dilarang melayani pengunjung untuk makan di tempat.

Khusus untuk kafe, kendati memiliki bar, Disparekraf hanya mengizinkan operasional pelayanan makan saja.

“Kafe itu kan sebenarnya basic-nya itu adalah restoran tetapi dia biasanya menjadi satu dengan bar. Bar itu ada bar tablenya, ada display minumannya, jadi kesannya seperti clubbing sebenarnya konsepnya kafe,” jelas Gumilar.

“Kemarin itu yang boleh buka restorannya, seakan-akan wah itu berarti bar-nya boleh buka padahal tutup jadi kesannya seperti hiburan malam padahal enggak.” [rhm]

Next Post

Diduga Memihak Calon di Pilkada, Pejabat Pemkab Pasaman Barat Diadukan ke Bawaslu

Seorang pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) berinisial IN dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat terkait unggahan di media sosial facebook yang diduga memihak kepada salah satu calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2020. “Sangat disesalkan, karena selain Aparatur Sipil Negara (ASN), beliau juga salah […]