Menikmati Suasana Perkampungan Yogyakarta Sambil Bersepeda ala Jogjabike

Irene

Menikmati Suasana Perkampungan Yogyakarta Sambil Bersepeda ala Jogjabike

Di masa libur panjang di akhir bulan Oktober, wisatawan menjadikan Yogyakarta sebagai salah satu destinasi untuk dikunjungi. Sejumlah tempat wisata seperti kawasan Malioboro menjadi salah satu tempat tujuan yang dikunjungi oleh wisatawan.

Di Yogyakarta ada satu tawaran cara baru untuk menikmati suasana perkampungan di kota Yogyakarta. Cara baru ini adalah dengan bersepeda mengelilingi kampung-kampung di Yogyakarta sembari menikmati keunikan yang ada di kampung-kampung tersebut.

Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi menerangkan ada sejumlah jalur wisata bersepeda yang dikembangkan pihaknya. Jalur wisata bersepeda ini menawarkan daya tarik baru bagi wisatawan untuk menikmati sisi lain Kota Yogyakarta.

“Yogya sudah memiliki lima jalur wisata sepeda. Silakan wisatawan yang berkunjung pada liburan kali ini memanfaatkan itu sebagai destinasi alternatif,” kata Heroe di sela bersepeda bareng komunitas Jogjabike pada Jumat (30/10).

Heroe menuturkan jika dengan bersepeda, wisatawan bisa menikmati sisi lain Kota Yogyakarta yang jauh dari suasana macet di musim libur panjang. Heroe menerangkan dengan bersepeda, wisatawan tetap bisa menjaga kesehatan dan menjaga jarak dari berkerumun yang menjadi bagian protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19.

Heroe menuturkan selain menyiapkan rute wisata bersepeda, Pemerintah Kota Yogyakarta juga akan menyatukan potensi wisata kampung dengan hotel, komunitas sepeda, dan korporasi.

“Sehingga bisa beraliansi bagaimana menjual wisata menikmati Yogyakarta dengan cara yang berbeda,” ungkap Heroe.

Sementara itu, pemilik Jogjabike, Triyanto, menuturkan jika Jogjabike melakukan branding ulang memasuki tahun kedua beroperasi. Triyanto menerangkan jika fasilitas penyewaan sepeda yang dikelola Jogjabike kini tak hanya di sekitar Malioboro, melainkan telah diperluas ke kampung-kampung.

“Di masa pandemi ini, di satu sisi ekonomi agak menurun, tapi di sisi lain minat bersepeda naik. Karena sepeda lagi booming, kami manfaatkan agar bisa mengangkat ekonomi di kampung. Kami Jogjabike ingin angkat potensi yang ada di kampung,” tutur Triyanto.

Triyanto menerangkan jika paket wisata bersepeda di Yogyakarta sedang dalam proses perumusan. Meskipun demikian Triyanto menjabarkan jika untuk saat ini hal yang terpenting adalah mendatangkan wisatawan terlebih dahulu.

“Terpenting kami datangkan wisatawan dulu. Mereka bisa menikmati sensasi bersepeda seperti apa sih. Nanti setelah ramai baru kami sesuaikan ke harga atau biayanya,” papar Triyanto.

Triyanto menyebut paket bersepeda ini akan menggandeng komunitas pesepeda di Yogyakarta.

“Kami juga ingin teman-teman komunitas sepeda ikut menikmati. Jadi bersepeda dengan sepeda mereka, nanti sepedanya ditempeli (stiker) Jogjabike,” terang Triyanto.

“Wisatawan yang ingin menikmati layanan bersepeda ke kampung ini bisa mengakses melalui aplikasi Jogjabike bernama InaBike. Bisa melalui aplikasi atau call center,” imbuh Triyanto. [bal]

Next Post

Polres Jakbar Tangkap Penganiaya Warga Pakistan Gara-gara Ribut Suara Klakson

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat menangkap seseorang diduga sebagai penganiaya warga Pakistan, BIT (33) karena ribut yang dipicu suara klakson saat berkendara. “Ya benar kejadian tersebut terjadi pada 24 Agustus 2020 yang lalu. Saat korban berpapasan dengan pengendara lain lalu korban membunyikan klaksonnya, kemudian timbul penganiayaan,” ujar Kasat […]