Mabes Polri Nilai Harusnya Brigjen Prasetijo Paham Perkap Penyidikan

Irene

Mabes Polri Nilai Harusnya Brigjen Prasetijo Paham Perkap Penyidikan

Mabes Polri menilai Brigjen Prasetijo Utomo seharusnya paham soal Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 6 Tahun 2019 tentang proses penyidikan tindak pidana. Demikian Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo menanggapi adanya keterangan saksi AKP Iwan Purwanto yang mengaku diperintah oleh atasan untuk membuat laporan terjadinya dugaan tindak pidana pemalsuan surat dalam kasus Djoko Soegiarto Tjandra.

Itu terungkap dalam persidangan kasus pemalsuan surat di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

“Seharusnya setiap anggota Polri yang menjadi penyidik memahami Perkap 6 Tahun 2019,” kata Sambo, seperti diberitakan Antara.

Dia mengatakan dalam Pasal 3 ayat (5) huruf a disebutkan bahwa laporan polisi model A adalah laporan polisi yang dibuat anggota Polri yang mengalami, mengetahui atau menemui langsung peristiwa yang terjadi. Kemudian ada juga laporan model B yang dibuat oleh pengaduan masyarakat.

Menurut dia, AKP Iwan Purwanto selaku penyidik menerima penyerahan hasil pemeriksaan dari Divisi Propam Polri yang artinya AKP Iwan selaku anggota Polri mengetahui atau menemukan langsung peristiwa yang terjadi yakni dugaan pidana pemalsuan surat.

“Maka wajib membuat laporan polisi model A. Jadi dia (Iwan Purwanto) bukan melaporkan terdakwa (Brigjen Prasetijo Utomo), tapi dia menemukan peristiwa yang terjadi. Seharusnya anggota Polri apalagi berdinas di Reserse Bareskrim (terdakwa) memahami Perkap 6 tahun 2019 itu,” ujarnya.

Kemudian langkah yang diambil oleh AKP Iwan yakni melaporkan adanya peristiwa dugaan tindak pidana ke Bareskrim Polri. Selanjutnya, tim penyidik melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk menemukan pelaku atas peristiwa pidana tersebut.

Langkah Iwan melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim dinilainya tepat karena sesuai dengan Perkap.

“Jadi salah kalau Iwan dibilang melaporkan dia (terdakwa Brigjen Prasetijo). Laporan polisi yang dibuat AKP Iwan itu adalah laporan model A yang sesuai Pasal 3 Ayat (5) huruf a disebutkan bahwa laporan yang dibuat oleh anggota Polri,” rinci Sambo. [rhm]

Next Post

Per 6 November: Pasien Sembuh Covid-19 Kumulatif Mencapai 360.705 Orang

Pasien sembuh harian dari Covid-19 bertambah lagi sebanyak 3.563 orang per 6 November. Jumlah tersebut menambahkan kesembuhan kumulatif per 6 November 2020 menjadi 360.705 orang. DKI Jakarta masih menyumbang pasien sembuh harian tertinggi dengan 1.024 kasus dan kumulatifnya menembus angka 99.739 kasus. Jawa Barat mengikuti dengan 451 kasus dan kumulatifnya […]