KSPI Tegaskan Tak akan Terlibat Pembahasan Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Irene

KSPI Tegaskan Tak akan Terlibat Pembahasan Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, pihaknya tidak akan terlibat dalam pembahasan aturan turunan UU Cipta Kerja. Sebab, buruh masih berkomitmen menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. Menurut Said gelombang aksi penolakan akan semakin membesar.

“Buruh menolak omnibus law UU Cipta Kerja. Dengan demikian tidak mungkin buruh menerima peraturan turunannya. Apalagi terlibat membahasnya,” ujar Said Iqbal dalam siaran pers, Kamis (15/10).

Said mengatakan, ada dugaan serikat buruh hanya akan menjadi stempel atau alat legitimasi. Apabila pemerintah lagi-lagi kejar tayang untuk membuat aturan turunan.

Sebab ketika pembahasan RUU Cipta Kerja, DPR sempat menjanjikan dilibatkan. Tetapi masukan buruh tidak terakomodir. Said menyebut tidak benar 80 persen usulan buruh telah diadopsi.

“Padahal kami sudah menyerahkan draft sandingan usulan buruh, tetapi masukan yang kami sampaikan banyak yang tidak terakomodir” ujarnya.

Buruh akan mengambil empat langkah terhadap UU Cipta Kerja. Pertama, akan menyiapkan aksi lanjutan secara terarah dan konstitusional di daerah maupun aksi secara nasional.

Kedua, serikat pekerja akan menyiapkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Berikutnya, akan meminta legislatif review ke DPR RI dan eksekutif review ke pemerintah.

Terakhir akan melakukan sosialisasi atau kampanye tentang isi dan alasan penolakan omnibus law UU Cipta Kerja khususnya klaster ketenagakerjaan oleh buruh. [ray]

Next Post

ASN Kementerian Diduga Bunuh Diri di Perlintasan KRL Pasar Kemiri Muka

Pengunjung Pasar Kemiri Muka Beji Depok dikejutkan dengan adanya jasad pria yang tewas di perlintasan KRL. Pria itu diketahui adalah BT (52), warga Kramat Jaya Beji Depok. Dari keterangan saksi, BT diduga sengaja bunuh diri. Karena sebelum kereta melintas, warga sudah memperingatkan korban namun tidak digubris. Korban tertabrak KRL relasi […]