KPK Sebut Lucas Terpidana Kasus Perintangan Penyidikan Korupsi Telah Bebas

Irene

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan, bahwa Lucas, terpidana kasus merintangi penyidikan KPK di kasus korupsi Eddy Sindoro, telah bebas kemarin malam. Bebasnya Lucas diperoleh berkat keputusan Mahkamah Agung di tingkat peninjauan kembali (PK).

“Sesuai ketentuan UU maka Jaksa eksekutor KPK Kamis malam 8/4/2021 sudah melaksanakan putusan PK dimaksud. Saat ini terpidana sudah dikeluarkan dari Lapas Kelas 1 Tangerang,” kata Ali membenarkan, Jumat (9/4).

Sedianya, Lucas dihukum selama 7 tahun penjara. Namun di tingkat banding, hukumannya dikurangi dua tahun menjadi lima tahun penjara. Upaya tersebut belum selesai, Lucas pun kembali berupaya di tingkat kasasi dan kembali mendapat pengurangan sampai akhirnya dinyatakan bebas.

Menurut Kuasa hukum Lucas, Aldres Napitupulu, keputusan MA sangat diapresiasi kliennya. Lucas juga berterimakasih kepada Direktorat Labuksi yang telah kooperatif membebaskan kliennya setelah terbitnya surat perintah dari pimpinan KPK berdasarkan putusan PK.

“Kami apresiasi putusan MA, sudah sebenarnya mengenai tidak bersalah Pak Lucas ini sudah disampaikan sejak 1 Oktober 2018. Pak Lucas kemudian ikuti proses hukumnya, dia udah jalani hampir tiga tahun kemudian ditetapkan tidak bersalah. Tentu putusan objektif sesuai fakta persidangan yang ada,” kata Aldres saat dikonfirmasi.

Aldres menambahkan, kliennya telah menghirup udara bebas semalam sekira pukul 9 dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang.

“Iya tadi malam, pukul 9 lebih, setelah surat perintah dari pimpinan untuk membebaskan datang,” dia menandasi.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com [fik]

Next Post

Per 8 April, Kapitalisasi Pasar Saham Naik 2,93 persen

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yunita Linda Sari mengatakan, kapitalisasi pasar saham hingga Kamis (8/4) mencapai Rp 7.173 triliun, naik 2,93 persen dibanding per 30 Desember 2020 sebesar Rp 6.968 triliun. “Market capitalization-nya Rp 6.968 triliun per 2020. Kemudian per 8 April 2021 Rp 7.173 […]