Korban Perkosaan di Pematang Siantar Bawa Pelaku ke Kantor Polisi

Irene

Seorang remaja perempuan di Pematang Siantar, Sumut, diperkosa temannya sendiri. Korban bersama keluarganya akhirnya mengamankan pelaku dan menyerahkannya ke kantor polisi.

Perkosaan itu dialami DY (19) di rumahnya pada Minggu (7/3) sekitar pukul 14.00 WIB. Pelakunya berinisial FD (23), temannya.

Kapolres Pematang Siantar AKBP Boy Sutan Sinaga mengatakan kejadian itu bermula saat keduanya saling mengirim pesan di aplikasi online. FD kemudian datang ke rumah DY. Mereka duduk di ruang tamu ditemani adik DY berinisial IT.

“Tidak berapa lama kemudian adik pelapor tersebut pergi dari ruang tamu. Ketika itu terlapor langsung mengajak korban ke dalam kamar pelapor untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri,” kata Boy, Selasa (30/3).

Ajakan itu lantas ditolak korban. Namun pelaku menarik tangan dan membekap mulut korban sekaligus mengancam akan membunuhnya jika enggan berhubungan badan.

“Namun saat itu pelapor menolaknya dan berusaha melepaskan genggaman tangan terlapor dengan cara menendang kaki pelaku,” ujar Boy.

Perlawanan korban itu ternyata tak cukup menghentikan niat pelaku. Korban yang kehabisan tenaga kemudian dibawa pelaku ke dalam kamar.

“Terlapor memaksa pelapor untuk melakukan hubungan intim layaknya suami istri dan setelah itu pelapor merasa ketakutan serta trauma,” ungkap Boy.

Menurut Boy, korban mengalami trauma usai kejadian tersebut. Dia dan keluarganya kemudian melaporkan pelaku ke Polres Pematang Siantar, Senin (29/3). Mereka turut membawa pelaku.

“Korban bersama saksi-saksi datang ke Polres Pematang Siantar dengan membawa pelaku. Selanjutnya pelaku diserahkan ke pihak kepolisian Polres Pematang Siantar,” ucapnya.

Saat ini polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Dia dijerat pelaku dengan Pasal 293 ayat (1) KUHP. [yan]

Next Post

Ma'ruf Amin Dorong Pelaksanaan Wakaf Pakai Teknologi Digital

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, di tengah transformasi digital, pelaksanaan wakaf dapat diterapkan dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas wakaf. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan platform digital dalam pengelolaan wakaf dapat didorong mulai dari tahap pengumpulan sampai pelaporan pemanfaatan wakaf. “Dalam melakukan pengumpulan wakaf, misalnya, terdapat beberapa platform digital yang dapat […]