Jayapura () – Komunitas sosial "Doing Deep and Wise for New Generation" (D2WNG) memberikan bantuan perlengkapan kedai kopi bagi pemuda di Kampung Yoboi, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Bantuan perlengkapan kedai kopi tersebut berupa vietnam driper, spiral gelas coffee driper cup, coffee server pot borosilicate glass, paper filter (kertas saringan kopi), timbangan kopi, V60 spiral driper, ceret leher angsa dengan pengatur suhu dan grinder manual brew.

Sekretaris Komunitas Sosial D2WNG Dhias Suwandi dalam siaran pers di Jayapura, Senin, mengatakan setelah menggelar pelatihan dan pengenalan kopi selama dua hari, pihaknya menghibahkan perlengkapan yang digunakan berlatih kepada pemuda Yoboi.

"Harapannya, setelah dilatih dapat langsung mempraktikkan ilmunya dan bisa membuka kedai kopi kecil di Kampung Yoboi," katanya.

Menurut Dhias, pihaknya berharap dengan adanya peralatan kedai kopi ini, dapat melengkapi keberadaan Kampung Yoboi sebagai salah satu tempat wisata di Kabupaten Jayapura.

"Apalagi menjelang PON XX Papua, tamu-tamu bisa menikmati kopi racikan lokal sambil menikmati pemandangan di Kampung Yoboi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Yoboi Zefanya Wally mengatakan pihaknya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas bantuan perlengkapan kedai kopi yang diberikan Komunitas Sosial D2WNG.

Senada dengan Zefanya Wally, Peserta Pelatihan dan Pengenalan Kopi Theo Tokoro mengatakan kegiatan yang diselenggarakan Komunitas Sosial D2WNG sangat menjanjikan sekali.

"Yoboi masuk dalam kampung wisata, dan pemudanya sudah dilatih meracik kopi maka kini bisa membuka satu kedai khusus bagi tamu yang datang serta ingin minum kopi," katanya.

Dia menambahkan pihaknya berharap ke depan masih ada pelatihan-pelatihan lainnya agar dapat memantapkan ilmu yang sudah diterima dan bantuan fasilitas sehingga usaha ini bisa dikembangkan lagi.

Baca juga: Kopi pakai air kelapa, potensi menu unik kopi Jayapura

Baca juga: Kopi Lampung dilirik hingga ke Mesir

Baca juga: Kopi Liberika, mutiara hitam penyelamat gambut

Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © 2021