Breaking News in Indonesia

Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis, AJI Palembang Kampanyekan Gerakan Pita Putih

Aksi penolakan dan pengecaman kekerasan terhadap jurnalis Tempo Nurhadi terus berlangsung. Setelah turun ke jalan, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang mengkampanyekan pemakaiana pipa putih sebagai simbol gerakan.

Ketua AJI Palembang Prawira Negara mengungkapkan, gerakan ini berlangsung selama satu minggu ke depan sejak hari ini, Senin (5/4). Anggota AJI Palembang yang bekerja di lapangan maupun di kantor wajib mengenakan pita putih di lengan.

“Selama sepekan, kami kenakan pita putih sebagai simbol gerakan,” ungkap Prawira.

Dia menjelaskan, gerakan ini merupakan lanjutan aksi damai simpatik dan penggalangan solidaritas sesama jurnalis terhadap Nurhadi di Bundaran Air Mancur Palembang, Kamis (1/4) lalu. AJI Palembang merasa perlu melakukan rangkaian kegiatan kampanye agar tuntutan terus disuarakan dan tak berhenti.

“AJI Palembang percaya ada berbagai macam bentuk aksi yang dipilih mulai dari kampanye di media sosial, daring maupun lewat aksi massa. Tapi tetap harus dikedepankan utamanya memberikan pemahaman segenap orang dalam hal ini sumber berita yang sering bersentuhan dengan kerja-kerja jurnalistik,” kata dia.

Menurut dia, pita putih dinilai sebagai gerakan santun atas agresi, pemaksaan, kekerasan, dan kekejaman oleh oknum-oknum tertentu. Padahal, jurnalis bekerja secara profesional dan menerapkan kode etik jurnalis.

“Kami melakukan kerja-kerja jurnalistik demi kepentingan publik, bukan jurnalis gadungan pun abal-abal, atau buzzer yang kerap mengaku-ngaku namun bekerja dengan itikad buruk bukan demi publik,” tegasnya.

Dia berharap, gerakan serupa dapat direspon oleh seluruh komunitas jurnalis di Sumsel dan Indonesia. Bahkan, narasumber, penegak hukum, dan masyarakat dapat mengenakan pita putih sebagai bentuk dukungan kebebasan pers.

“Untuk tahap awal, kami siapkan ratusan potong pita putih bagi anggota AJI dan dapat dibagi ke siapapun yang memiliki sikap yang sama,” kata dia.

Selain memakai pita putih saat kerja-kerja jurnalistik, kampanye juga dilanjutkan dengan aksi daring di media sosial dengan memposting foto di media sosial saat mengenakan pita putih dengan tagar, #kampanyepitaputih, #SaveJournalists, #JurnalisBukanKriminal, #JurnalisKerjaUntukPublik, #KamiBersamaJurnalisHadi, dan #WhiteRibbonCampaign. [bal]