Jadi Mensos, Risma Sebut Tangani Orang Susah, Sedih dan Sulit

Irene

Jadi Mensos, Risma Sebut Tangani Orang Susah, Sedih dan Sulit

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) sebagai Menteri Sosial, menggantikan Juliari P Batubara yang mengundurkan diri karena menjadi tersangka kasus korupsi bansos Covid-19. Risma mengaku jadi Mensos adalah pekerjaan berat.

“Karena itu yang ditangani orang semua, orang yang susah, sedih, sulit. Kementerian anane wong susah kan (Kementerian urusi orang susah),” ujar Risma, Rabu (23/12). Dikutip dari Liputan6.com.

Dia menuturkan, dari sisi tanggung jawab, kedudukan Mensos bagi Risma adalah berat, karena menangani orang dalam kondisi susah.

“Artinya, aku baru review setelah pelantikan. Jadi Mensos itu baru resmi setelah pelantikan,” kata dia.

Selain itu, Risma juga mengaku bakal melakukan perjalanan mondar-mandir dari Jakarta menuju Surabaya, Jawa Timur karena rangkap jabatan sebagai Menteri Sosial (Mensos) dan Wali Kota Surabaya.

Hal tersebut dilakukan Risma untuk menyelesaikan masa baktinya sebagai Wali Kota Surabaya yang kurang lebih dua bulan lagi atau berakhir pada Februari 2021.

“Saya sudah matur ke Pak Presiden, 'Pak, Bapak bagaimana Surabaya' 'Wes gak popo Bu Risma, nanti bisa pulang pergi begitu. Sambil nanti proses administrasinya seperti apa begitu,” terang Risma menirukan omongan Jokowi.

Sebelumnya, Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemkot Surabaya, Jempin Marbun, mengatakan pihaknya belum menerima surat pengunduran diri dari Risma.

“Sekarang kita masih menunggu surat pengunduran diri tersebut. Baru nanti Gubernur akan menunjuk Plt,” katanya, Selasa (22/12).

Setelah surat pengunduran diri diterima dan Gubenur menunjuk pelaksana tugas (Plt), selanjutnya Pemprov Jatim akan menunggu proses pemberhentian yang dilakukan melalui rapat paripurna DPRD Kota Surabaya.

“Keputusan tersebut nanti akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Ibu Gubernur untuk pemberhentian Bu Risma, setelah berhenti secara formal baru diangkat sebagai Wali Kota,” jelas dia.

Diketahui, Presiden RI Joko Widodo telah memutuskan untuk mengangkat Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial dalam perombakan kabinet pasca tertangkapnya Juliari P Batubara yang diduga melakukan korupsi dana bantuan sosial Covid-19.

Tak hanya Risma, Jokowi juga merombak lima jabatan lainnya. Adalah, Sandiaga Uno menempati posisi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) menggantikan Wishnutama Kusubandio. Lalu Wahyu Sakti Trenggono menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan menggantikan Edhy Prabowo yang tertangkap tangan KPK atas dugaan kasus suap izin ekspor benih lobster.

Kemudian, Menteri Agama ditempati Yaqut Cholil Qoumas. Mantan Bupati Rembang ini menggantikan Fachrul Razi. Lalu, Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan menggantikan Terawan. Terakhir, Muhammad Lutfi menjabat Menteri Perdagangan menggantikan Agus Supramanto. Pelantikannya sendiri dikabarkan akan dilakukan pada Rabu (23/12) besok. [cob]

Next Post

UNISOC-powered Fibocom L610-EU obtains GCF/CE/NCC Certification

SHANGHAI, CHINA, Dec 23, 2020 – (ACN Newswire) – UNISOC, China’s CTTL, and Fibocom have announced the successful GCF/CE/NCC certification of the Fibocom L610-EU Cat 1 Module. The Fibocom L610, based on the UNISOC 8910DM, the world’s first LTE Cat 1 bis chipset platform, is an industrial-grade LTE Cat 1 […]