Breaking News in Indonesia

Ini Syarat Terbaru Berkunjung ke Ragunan Hingga 30 Mei 2021

Taman Margasatwa Ragunan (TMR) kembali dibuka pada Selasa (18/5) setelah sempat ditutup pada 15-17 Mei akibat lonjakan jumlah pengunjung saat libur lebaran Idulfitri 1442 Hijriah. Namun, pembukaan TMR hari ini masih sebatas untuk warga dengan KTP Jakarta.

Staf Pelayanan Informasi dan Kehumasan Ragunan Wahyudi Bambang mengatakan, kebijakan wisatawan TMR hanya untuk warga Jakarta hingga 30 Mei.

“Iya betul (wisatawan hanya sebatas warga KTP Jakarta)semenjak lebaran kita berlakukan itu sampai tanggal 30 Mei,” ucap Wahyudi kepada , Selasa (18/5).

Selain itu, tidak ada syarat lain yang diterapkan pihak TMR. Yang jelas, imbuh Wahyudi, sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait kapasitas maksimal pengunjung tempat wisata, TMR hanya membatasi 30 persen pengunjung. Persentase maksimal 30 persen TMR setara dengan 30.000 pengunjung.

“Kami juga 30 persen saja, maksimal sekitar 30 ribu orang,” ujarnya.

Bagi calon pengunjung hendak ke TMR diwajibkan untuk melakukan pendaftaran secara online. Hal ini untuk mendata jumlah pengunjung yang akan datang. Jika pendaftar telah melebihi 30 persen, sistem akan secara otomatis menutup pendaftaran.

Usai mendaftar, calon pengunjung akan dikirimkan barcode melalui surel sebagai alat untuk transaksi yang akan dilakukan ketika tiba di TMR.

Sementara itu, kawasan wisata Ancol juga kembali dibuka. Bagi para calon pengunjung yang telah membeli tiket pada periode 15-17 Mei diberikan pilihan untuk melakukan penjadwalan ulang atau pengembalian dana.

Head of Corporate Communication Ancol Rika Lestari menyampaikan, dari dua pilihan tersebut, kebanyakan dari calon pengunjung melakukan penjadwalan ulang dibanding pengembalian dana (refund).

“Lebih banyak yang reschedule,” kata Rika saat dikonfirmasi

Namun, tidak disebutkan secara detil jumlah calon pengunjung melakukan penjadwalan ulang.

Rika menegaskan, meski Ancol kembali dibuka, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat bagi para pengunjung dengan melakukan cek suhu tubuh, dan menyediakan sabun cuci tangan di sudut yang mudah dijangkau.

Selain itu, manajemen Ancol juga melakukan pendataan dan skrining domisili asal para wisatawan Ancol. Hal ini sebagai upaya antisipasi lonjakan pengunjung.

“Iya skrining,” ucapnya.

Pembelian tiket hanya dilakukan secara online untuk mengurangi kontak langsung antar manusia dalam transaksi.

Bagi calon pengunjung hendak melakukan jadwal ulang dapat mengakses situs https://reservasi.ancol.com kebijakan jadwal ulang hanya berlaku untuk 2 kali kunjungan hingga Desember 2021. Bagi calon pengunjung yang memilih pengembalian uang dapat mengisi formulr di https://goers.co/fancol15mei hingga tanggal 18 Mei 2021 pukul 23.59 WIB. [rnd]