Ingin Kembali ke Mantan Istri, Pria di Bandung Nekat Aniaya Anak

Irene

Seorang pria berinisial D (44) di Bandung, tega menganiaya anak kandungnya sendiri yang masih balita berusia tiga tahun. Kepala Satreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang, mengatakan, D menyiksa anaknya itu karena ingin kembali dengan mantan istrinya setelah bercerai. Pelaku menyiksa dengan memukul serta menginjak anaknya itu.

“Allhamdulillah Unit PPA (Pelayan Perempuan dan Anak) bersama Resmob Polrestabes Bandung dapat menangkap pelaku beserta barang buktinya,” kata Adanan di Polrestabes Bandung, Jumat (9/4).

Menurut dia, sebelumnya D meminta izin kepada mantan istrinya untuk membawa anaknya itu bermain. Alih-alih mengajak bermain, pelaku justru membawa kabur anak tersebut selama 17 hari.

Lalu mantan istri yang merupakan ibu kandung balita itu melaporkan hal itu ke polisi karena D juga sempat mengirimkan video rekaman ancaman dan penganiayaan anaknya kepada mantan istrinya itu.

“Dalam video yang kita terima, dia (balita) disiksa, diinjak-injak, dipukuli sampai menangis, memang dibuat menangis dengan harapan ibunya menjadi iba dan menerima kembali mantan suaminya, mantan istrinya itu memang sudah menikah lagi dengan yang lain,” kata Mangopang.

Menurut dia, tindakan kekerasan itu memang telah sering dilakukan. Bahkan mantan istrinya itu pun sebelumnya kerap mengalami kekerasan ketika berkeluarga dengan D.

“Hasil visumnya menyatakan memang ada kekerasan fisik, ada trauma psikis dari korban ya, masih dipantau oleh tim psikologi oleh Polda Jabar dan Dinas Sosial,” katanya.

Polisi menjerat D dengan Pasal 80 jo Pasal 76 C Undang Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman di atas lima tahun penjara. [cob]

Next Post

KSAU di HUT TNI AU Ke-75: Perbaikan Kualitas SDM Harus Terus Dilakukan

Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyampaikan, prajurit TNI Angkatan Udara harus siap beradaptasi dengan segala perkembangan zaman. Kompleksitas ancaman dan tantangan yang dihadapi ke depan semakin tidak menentu seiring dengan kemajuan teknologi. Terlebih lagi, kehadiran TNI AU juga memiliki konteks strategis dalam sebuah negara dan dapat […]