Breaking News in Indonesia

IHSG Dibuka Menguat, 8 Saham Emiten Ini Laik jadi Pilihan Beli

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat 22,88 poin atau 0,38 persen ke posisi 6.102,38. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 5,96 poin atau 0,66 persen ke posisi 914,4.

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan indeks saham bergerak pada 5.827 hingga 6.123. Pasca rilis data perekonomian neraca perdagangan pergerakan IHSG terlihat masih bergerak dalam rentang konsolidasi wajar.

“Selama resisten level terdekat belum dapat ditembus maka peluang koreksi wajar masih terbuka,” ujar William dalam riset harian, Jakarta, Jumat (16/4).

Namun mengingat stabil dan kuatnya kondisi perekonomian Indonesia maka jika terjadi koreksi wajar para investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek. “Hari ini IHSG berpotensi bergerak terkonsolidasi,” jelas William.

Adapun beberapa saham rekomendasi hari ini di antaranya adalah BBRI, TLKM dan BBNI. Kemudian ada juga saham perusahaan dengan kode UNVR, CTRA, KLBF, TBIG serta BINA.

Tim Riset Lotus Sekuritas dalam kajiannya mencatat, IHSG menguat, mengikuti naiknya bursa saham global. Bursa ekuitas AS ditutup menguat ke rekor tertinggi pada akhir perdagangan Kamis (15/4) kemarin, merespon kinerja kuartal I 2021 emiten dan menguatnya data ekonomi AS.

Penurunan imbal hasil (yield) obligasi 10 tahun AS ke level 1,56 persen juga menopang penguatan saham teknologi.

Terkait data ekonomi, penurunan klaim awal pengangguran AS ke level terendah menjadi sentimen positif. Klaim awal pengangguran AS tercatat sebanyak 576.000 pada pekan lalu, menurun dari 769.000 pada pekan sebelumnya dan merupakan level terendah sejak Maret 2020.

Investor juga mencermati rilis data penjualan ritel yang tumbuh 9,8 persen (mom) dan 28,16 persen (yoy) pada Maret 2021. Dari Eropa, fokus investor tertuju pada data inflasi Maret zona Euro yang akan dirilis pada Jumat (16/4) ini.

Sedangkan dari Asia, neraca perdagangan Maret Korea Selatan tercatat surplus 4,13 miliar dolar AS, dengan ekspor 16,5 persen (yoy) dan impor 18,8 persen (yoy). Investor menanti rilis data PDB kuartal I 2021 China pada akhir pekan ini.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei menguat 48,36 poin atau 0,16 persen ke 29.691,05, indeks Hang Seng naik 66,92 poin atau 0,23 persen ke 28.860,06, dan Indeks Straits Times meningkat 8,04 poin atau 0,25 persen ke 3.192,81. [azz]