Harapan Ketua FOCI Soal Ferrari Indonesia Kini Dikelola Eurokars Group

Irene

Ferrari mencatat sejarah baru di Indonesia dengan memiliki mitra anyar, yakni PT Eurokars Prima Utama (Eurokars Group). Selama puluhan tahun merek supercar asal Italia ini melekat dengan MRA Group, usaha patungan antara Soetikno Soedarjo dan Adiguna Sutowo.

Dalam laman resmi jakarta.ferraridealers.com, PT Eurokars Prima Utama disebut sebagai Official Ferrari Service Partner in Indonesia dan authorized provider of Ferrari aftersales services in Jakarta.

PT Eurokars Prima Utama dipimpin oleh Nini Chiandra sebagai General Manager, yang memiliki karir panjang di industri otomotif RI.

Eurokars sendiri bukan nama asing di bisnis merek premium khususnya otomotif. Untuk Indonesia, grup ini mengelola merek-merek otomotif dunia, yakni Porsche, Rolls-Royce, Maserati, Mazda, BMW, BMW M, MG, dan Ferrari.

Nini Chiandra, General Manager PT Eurokars Prima Utama, menjelaskan pihaknya menerapkan strategi all-out untuk mengembangkan merek Ferrari di Indonesia, karena supercar ini sudah mempunyai kustomer loyal yang besar di Tanah Air. Di bawah Eurokars Group, kami menawarkan layanan lebih baik kepada para pengguna Ferrari di Indonesia.

Strategi all out itu antara lain ditunjukkan dengan merenovasi showroom Ferrari di TB Simatupang, Jakarta, supaya sesuai dengan corporate identity Ferrari Italia. Bisa dikatakan kini showroom Ferrari Jakarta sama dengan showroom Ferrari di belahan dunia lainnya.

“Kami juga akan mempersiapkan gedung baru untuk Ferrari Indonesia,” kata Nini saat memperkenalkan dua model anyar, Ferrari SF90 Stradale dan Ferrari Roma, di Ferrari TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (13/3).

Dan hari ini, Minggu (14/3), kedua Ferrari anyar itu akan diperkenalkan kepada konsumen setia supercar asal Italia ini yang tergabung dalam Ferrari Owner Club Indonesia (FOCI).

Bagaimana pandangan FOCI atas peran baru Eurokars Prima Utama?

Stanley S Atmadja, Ketua Umum FOCI, mengaku tidak heran dengan peralihan pengelolaan merek Ferrari di Indonesia, karena peralihan agen pemegang merek (APM) dari satu perusahaan ke perusahaan lain sangat biasa termasuk di Indonesia. Sebelum peralihan ke Eurokars, Ferrari Indonesia selalu mendatangkan model-model terbaru dan memberikan pelayanan yang prima bagi kustomernya.

©2021

“Tentu dengan beralihnya ke Eurokars, kami mengharapkan pelayan tetap dijaga, bahkan ditingkatkan untuk kepuasaan pemilik Ferrari. Apalagi Ferrari merupakan supercar yang perlu perawatan prima untuk menjaga performanya,” ujar Stanley kepada .

Menurut Stanley, mungkin Eurokars bisa mempertimbangkan menambah jumlah bengkel Ferrari di luar Jakarta, terutama untuk kustomer di kota-kota besar. “Populasi Ferrari cukup banyak di kota-kota besar,” ujar Stanley yang juga orang nomor satu di PT Mandiri Utama Finance (MUF).

Soal waktu tunggu (inden) Ferrari, Stanley mengaku untuk model yang bukan edisi spesial atau terbatas, waktu tunggunya tidak terlalu lama, berkisar 6 bulan. Kecuali untuk model limited atau special edition. [sya]

Next Post

Jadi Bandar Sabu, ASN di Bengkulu Ditangkap Polisi

Direktorat Resnarkoba Polda Bengkulu menangkap seorang oknum ASN berinisial HW (39). Warga Kelurahan Lebar, Bengkulu ini ditangkap karena terlibat jaringan narkoba jenis sabu dari tersangka PI. PI lebih dulu ditangkap polisi. Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno mengatakan, penangkapan terhadap HW setelah adanya pengakuan dari PI yang mengakui mendapatkan […]